Tak Ada Ancaman Teror di DIY Selama Operasi Ketupat Progo 2019

Berdasarkan analisa dan evaluasi, secara umum pelaksanaan operasi ketupat progo dapat terlaksana cukup baik.

Tak Ada Ancaman Teror di DIY Selama Operasi Ketupat Progo 2019
Dok Humas Polda DIY
Kapolda DIY, Irjen Pol Drs Ahmad Dofiri Msi mengecek kesiapan personel dari brimobda DIY yang ikut dalam pengamanan pos 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Operasi ketupat Progo 2019 telah dilaksanakan selama 13 hari, terhitung dari 29 Mei sampai 10 Juni 2019.

Kapolda DIY, Irjen Ahmad Dofiri, menilai pelaksanaan operasi ketupat menjadi tantangan tersendiri bagi Polda DIY dan jajaran, mengingat pelaksanaannya bersamaan dengan penyelenggaraan pemilu 2019.

Berdasarkan analisa dan evaluasi, secara umum pelaksanaan operasi ketupat progo dapat terlaksana cukup baik.

Hal tersebut ditandai dengan tidak adanya aksi serangan teror, terjaganya stabilitas kamtibmas yang kondusif, terpeliharanya harga dan ketersediaan bahan pokok.

"Dari sisi kamtibmas berjalan dengan baik, termasuk ancaman teror yang sebelumnya kita prediksi, Alhamdulilah dapat berjalan kondusif. Termasuk kemarin kunjungan bapak Presiden Alhamdulillah berjalan dengan baik," ungkapnya saat konsolidasi operasi ketupat progo di halaman Mapolda DIY, Kamis (13/6/2019).

Terkhusus dalam kesempatan itu Kapolda DIY juga mencermati tahapan pemilu yang masih berlangsung dengan agenda terdekat adalah sidang perselisihan hasil pemilu yang akan dimulai pada 14 juni di Mahkamah Konstitusi (MK).

Ia pun mengimbau agar tidak ada pengerahan massa dari Yogyakarta ke Jakarta.

"Sejauh ini sudah diimbau juga oleh pak Prabowo untuk tidak datang ke MK mudah-mudahan imbauan ini sampai ke masyarakat. Tapi kita tahu kalau Yogyakarta dari kemarin pun ketika pelaksanaan 21-22 Mei itu tidak terlalu signifikan yang datang ke Jakarta hanya beberapa saja," paparnya.

Lebih lanjut tentang kunjungan di libur lebaran, Polda DIY ditetapkan menjadi salah satu Polda prioritas pengamanan.

Hal itu dikarenakan DIY selain perlintasan pemudik juga merupakan tujuan para wisatawan. (*)

Penulis: nto
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved