Peringatan BMKG : Hari Ini, Gelombang Tinggi di Perairan Selatan DIY Berpotensi Capai 5 Meter

Tinggi gelombang laut di perairan selatan DIY diprakirakan mencapai 4,0 - 5,0 meter dengan pergerakan dari selatan ke utara

Peringatan BMKG : Hari Ini, Gelombang Tinggi di Perairan Selatan DIY Berpotensi Capai 5 Meter
via tribun lampung
logo BMKG 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta merilis informasi terkait potensi adanya gelombang tinggi di perairan sisi selatan pulau Jawa.

Melalui sosial medianya, BMKG menyebut pada Kamis (13/6/2019) jajaran pantai di selatan pulau Jawa khususnya yang berada di kawasan DIY (Kulon Progo, Bantul dan Gunungkidul) berpotensi mencapai empat hingga lima meter.

"Tinggi gelombang laut di perairan selatan DIY diprakirakan mencapai 4,0 - 5,0 meter dengan pergerakan dari selatan ke utara," tulisnya seperti dikutip TribunJogja.com dari akun media sosial resmi BMKG, Kamis (13/6/2019).

Dengan adanya potensi tersebut, diberitakan sebelumnya, BMKG meminta masyarakat khususnya wisatawan dan nelayan untuk mewaspadai adanya potensi gelombang tinggi tersebut.

"Beberapa hari terakhir ini tinggi gelombang mencapai sekitar 5 meter dan meski menurun tinggi gelombang masih dalam kisaran 3 hingga 4 meter. Dari prediksinya, hingga tanggal 16 Juni mendatang gelombang masih tinggi," beber Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Cuaca Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Sigit Hadi Prakosa kepada Tribun Jogja, Rabu (12/6/2019) kemarin.

Diprediksi gelombang tinggi ini pun masih akan terus terjadi hingga Agustus mendatang dengan ketinggian fluktuatif.

Gelombang tinggi, jelas Sigit, terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan antara benua Australia sebagai pusat tekanan udara tinggi yang mencapai 1.027 milibar dengan benua Asia sebagai pusat tekanan udara rendah dengan tekanan 1.004 milibar.

"Perbedaan udara yang cukup besar berdampak peningkatan kecepatan angin yang kemudian mengakibatkan gelombang tinggi di laut selatan Jawa. Angin dari Australia menuju Asia meningkat kecepatannya dan melewati Samudera Hindia sehingga gelombang tinggi ini juga terasa di DIY," jelasnya.

Atas hal ini, pihaknya mengimbau masyarakat yang beraktivitas di dekat laut untuk berhati-hati, meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi imbauan petugas.

Bagi wisatawan diimbau menjauhi bibir pantai dan tidak mandi di laut. Adapun untuk nelayan agar untuk sementara waktu libur melaut hingga gelombang kembali normal. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved