Bantul

Tak Melaut Lantaran Ombak Tinggi, Nelayan Bantul Pilih Perbaiki Perahu dan Jaring

Sudah tiga hari ini, sejak ombak tinggi dan angin kencang nelayan di Pantai Depok Kabupaten Bantul libur melaut.

Tak Melaut Lantaran Ombak Tinggi, Nelayan Bantul Pilih Perbaiki Perahu dan Jaring
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Sukirjo, nelayan Pantai Depok sedang membersihkan jaring saat libur melaut. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sudah tiga hari ini, sejak ombak tinggi dan angin kencang nelayan di Pantai Depok Kabupaten Bantul libur melaut.

Mereka memanfaatkan waktu libur dengan membersihkan perahu dan jaring.

"Tidak melaut kami berbenah alat tangkap ikan. Seperti jaring. Kalau misalkan ada Parahu yang rusak, kami perbaiki," kata nelayan pantai Depok, Sukirjo ketika ditemui Tribunjogja.com saat tengah membersihkan perahu, Rabu (12/6/2019).

Tidak melaut sama saja tidak ada pemasukan.

5 Inspirasi Gaya Lebaran Ala Yaseera yang Bakal Bikin Penampilanmu Tetap Kece

Para nelayan, menurut Sukirjo terbiasa mengandalkan tabungan atau simpanan untuk bertahan hidup saat libur melaut, bagi nelayan pribumi yang memiliki lahan atau sawah.

"Mereka bisa mengandalkan hasil pertanian," katanya.

Namun, bagi nelayan pendatang misalkan saja dari Cilacap, menurut dia, sebagian ada yang memilih untuk pulang kampung, menunggu ombak kembali bersahabat.

Sukirjo sendiri memiliki satu perahu.

Menurut dia, musim ini tangkapan laut sedang masa paceklik.

Masuki Musim Kemarau, 7 Kecamatan di Bantul Berpotensi Alami Kekeringan

Satu kali melaut beberapa hari ini hanya membawa pulang penghasilan berkisar Rp 300 sampai Rp 400 ribu.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved