Pendidikan

PPDB 2019: Jalur Prestasi Tidak Berlaku di Zona Satu

Calon peserta didik jenjang SMA yang dapat mengikuti jalur prestasi pada PPDB 2019 adalah calon peserta didik yang berada di luar zona satu.

PPDB 2019: Jalur Prestasi Tidak Berlaku di Zona Satu
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Kepala Disdikpora DIY, Kadarmata Baskara Aji 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Kadarmata Baskara Aji mengatakan, calon peserta didik jenjang SMA yang dapat mengikuti jalur prestasi pada PPDB 2019 adalah calon peserta didik yang berada di luar zona satu.

"Jadi anak Kotabaru tidak bisa mengikuti jalur prestasi di SMAN 3 Yogyakarta, tapi bisa mengikuti jalur prestasi SMAN di Godean misalnya. Sebaliknya anak yang rumahnya Gamping tidak bisa mengikuti jalur prestasi di Gamping, tapi boleh mengikuti jalur prestasi di SMAN 3 Yogyakarta," ujarnya pada Tribunjogja.com, Rabu (12/6/2019).

5 Inspirasi Gaya Lebaran Ala Yaseera yang Bakal Bikin Penampilanmu Tetap Kece

Lanjutnya, syarat kedua untuk mengikuti jalur prestasi yakni minimal Nilai Ujian Nasional 320 yakni dengan nilai rata-rata 8.

"Kita lihat nilainya, bukan zonanya. Kalau daya tampung sudah terpenuhi yang punya nilai sama itu ternyata lebih, maka yang dilihat adalah pilihannya," tuturnya.

Aji mencontohkan, apabila calon peserta didik sama-sama memiliki nilai 390 dan mendaftar pada sekolah yang sama, maka calon peserta didik yang akan diterima tersebut dilihat dari pilihan prioritas sekolahnya.

Disdikpora DIY Perluas Kesempatan Calon Siswa SMA untuk Pilih Sekolah di Zona Satu

"Jadi pilihan pertama lebih prioritas dibanding dia yang memilih SMAN sama tapi sebagai pilihan dua. Kalau pilihan sama yang kita pakai untuk seleksi siapa yang mendaftar lebih dulu. Pasti tidak ada yang mendaftar bersama. Kita coba satu detik hanya bisa tiga orang yang mendaftar," lanjutnya.

Ia menambahkan, bagi calon peserta didik yang mendaftar jalur prestasi, bisa ditambah dengan nilai prestasi non akademik, seperti kejuaraan Porda, OSN, FLS2N dan kejuaraan lainnya.

Lanjutnya, ada penambahan nilai setiap sertifikat prestasi non akademik yang dimiliki oleh calon peserta didik

"Tetapi itu (penambahan nilai -red) hanya berlaku untuk jalur prestasi. Jalur Zonasi tidak memperhitungkan prestasi non akademik," kata dia. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved