Misteri Lokasi Tewasnya 9 Korban Kerusuhan 22 Mei, Kesulitan Polri Ungkap Arah Tembak Pelaku

Misteri lokasi tewasnya 9 korban kerusuhan 22 Mei saat aksi massa terkait hasil Pilpres 2019 itu menjadi hambatan bagi Polri

Misteri Lokasi Tewasnya 9 Korban Kerusuhan 22 Mei, Kesulitan Polri Ungkap Arah Tembak Pelaku
ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI via kompas.com
Personel kepolisian menembakkan gas air mata dan suara (flare) ketika terjadi kericuhan di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/209) malam. Aksi unjuk rasa itu dilakukan menyikapi putusan hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2019. 

Misteri Lokasi Tewasnya 9 Korban Kerusuhan 22 Mei, Kesulitan Polri Mengungkap Arah dan Jarak Tembak Serta Pelaku Penembakan

TRIBUNJOGJA.COM - Sembilan korban kerusuhan 22 Mei 2019 yang dikabarkan tewas karena terkena peluru tajam atau penembakan masih meninggalkan tanda tanya dalam hal lokasi kejadian atau Tempat Kejadian Perkara ( TKP ).

Misteri lokasi tewasnya 9 korban kerusuhan 22 Mei saat aksi massa terkait hasil Pilpres 2019 itu, praktis menjadi bagian tersulit yang menghambat Polri untuk mengungkap fakta lebih gamblang.

Permasalahannya, TKP atau lokasi kejadian menjadi satu bagian terpenting bagi kepolisian untuk mengungkap fakta keseluruhan kejadian tewasnya korban dalam aksi 22 Mei waktu itu. 

Berdasarkan lokasi atau TKP pula, penyidik Polri bisa memperoleh petunjuk soal dugaan benar tidaknya 9 korban itu tewas karena peluru tajam, arah dan jarak tembakan serta siapa pelakunya.

Namun demikian, TKP tewasnya 9 korban kerusuhan 21- 22 Mei 2019 itu masih misteri dan menjadi hambatan penyidik Polri.

Ketika Sosok Target Pembunuhan Justru Memaafkan Kivlan Zen, Yunarto Wijaya: Tak Ada Dendam

Dilansir Tribun Jogja dari kompas.com, Polri memang mengakui adanya hambatan untuk mengungkap penyebab kematian 9 korban kerusuhan 22 Mei di Jakarta, tak lain karena belum jelasnya lokasi TKP-nya.

Mengapa demikian, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan, lokasi TKP menjadi misteri karena seluruh korban langsung dibawa ke rumah sakit.

"Karena begini, tidak secara keseluruhan kami mengetahui di mana TKP terjadinya hal yang menyebabkan meninggal dunia tersebut. Karena semuanya, korban-korban ini diduga pelaku aksi rusuh ini langsung diantarkan ke rumah sakit," ujar Asep di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2019).

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2019)
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2019) (KOMPAS.com/Devina Halim)

Lebih lanjut Kombes Pol Asep menjelaskan betapa pentingnya olah TKP. 

Menurutnya, olah TKP menjadi langkah awal dalam mengungkapkan sebuah kasus.

Halaman
1234
Editor: ose
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved