Sleman

Kades Umbulharjo : Retribusi Resmi Kawasan Wisata Kaliadem Hanya dari Dinas Pariwisata

Kades Umbulharjo : Retribusi Resmi Kawasan Wisata Kaliadem Hanya dari Dinas Pariwisata

Kades Umbulharjo : Retribusi Resmi Kawasan Wisata Kaliadem Hanya dari Dinas Pariwisata
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM - Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di kawasan wisata Kaliadem terus terjadi saat musim liburan meski pemerintah desa Umbulharjo sudah membuat perdes untuk menghilangkan pungli di kawasan wisata tersebut.

Kepala Desa Umbulharjo Suyatmi mengatakan ada Perdes yang diterbitkan untuk melindungi masyarakat yang menggantungkan ekonomi pada sektor pariwisata. Pun demikian dengan wisatawan yang berkunjung juga turut diatur agar dapat berwisata dengan aman dan nyaman.

"Sebenarnya perdes hanya ingin melindungi masyarakat yang mencari ekonomi dan wisatawan. Jangan disalah gunakan," ungkapnya, Rabu (12/6/2019).

Wisatawan Kembali Keluhkan Pungli di Kawasan Kali Adem, Disodori Karcis Bertarif Rp 30 Ribu

Suyatmi menjelaskan dalam Perdes tersebut tidak ada klausul yang menyebutkan adanya retribusi tambahan. Dari berbagai banyak aturan yang tercantum di dalam Perdes, hanya satu aturan yang diterapkan.

"Perdes tahun 2017 belum kami berlakukan. Dari sekian banyak baru satu yang kami terapkan. Yang berlaku hanya batas akhir pengunjung," paparnya.

Sementara untuk retribusi tambahan juga tidak dimuat dalam Perdes tersebut.

Berdasarkan hal tersebut, ia menilai tiket retribusi yang diterima wisatawan selain yang dikeluarkan Dinas Pariwisata (Dispar) adalah tiket yang tidak resmi.

Wisata di Sleman Mencapai 481.959 Kunjungan Selama Libur Lebaran

"Saya belum cek dan belum koordinasi lebih lanjut. Tapi itu tidak resmi dan kami tidak menerbitkan retribusi itu," terangnya.

Ia pun menyerahkan kasus ini kepada yang memiliki wewenang untuk menindak. Karena menurutnya, fungsi desa hanya sebatas memberikan peraturan, sosialisasikan peraturan tersebut, dan mengingatkan apabila ada yang melakukan pelanggaran.(Tribunjogja I Santo Ari)

Penulis: nto
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved