Paralakon Rilis 2 Single Baru, Usung Keindahan Tradisi dan Alam Pulau Flores

Kedua single tersebut menyusul single lain yang telah dirilis sebelumnya yakni Tentang Hati Resah dan Satu Merah Putih pada 2018 lalu.

Paralakon Rilis 2 Single Baru, Usung Keindahan Tradisi dan Alam Pulau Flores
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Personil grup kolaborasi Paralakon disela rilis dua single terbaru berjudul Menari Ja'i dan Kota Kupang di Yogyakarta awal Juni 2019 lalu. 

Secara fisik, tarian tersebut menunjukkan sebagai sikap maupun gestur syukur.

Sementara secara spiritual sebuah kelegaan dan suka cita pada jiwa yang bebas akan berujung pada satu kepercayaan bahwa jiwa-jiwa itu sakral, dipelihara dan dianugerahkan karena sebuah alasan maksud dan tujuan tertentu yang sudah selayaknya dikembalikan kepada yang menganugerahkan-Nya.

"Itulah mengapa meski Menari Ja'i dikemas dengan konsep musik maupun lirik yang sederhana namun memiliki makna yang kuat serta kaya dalam menyuarakan notasi tradisi," tambah pemilik nama lengkap Danang Pamungkas ini.

Ardie Boy menambahkan, dalam karyanya, Menari Ja'i ini memadukan musik yang bernuansa etnik dengan visualisasi yang mengangkat keindahan alam dan kekayaan tradisi Flores.

Seperti kampung Wae Rebo, keindahan alam Pulau Padar hingga Pulau Komodo yang dikemas secara apik.

Melodia Music Kerap Jadi Rujukan Para Musisi Ternama Tanah Air Berburu Alat Musik

"Kami berpendapat bahwa segala manfaat dari alam dan keindahannya maupun kekayaan tradisi merupakan bentuk anugerah yang harus dipertanggungjawabkan dengan perilaku dan sikap yang bijak dari kita semua sebagai manusia," tambahnya.

Sementara itu, single kedua mengusung Kota Kupang.

Isinya tentang impresi maupun kesan pertama saat orang dari luar kota baru singgah pertama kali di ibukota provinsi NTT tersebut dan tinggal selama beberapa hari.

Lagu Kota Kupang sendiri menjadi bentuk persembahan spesial dari Paralakon untuk apresiasi dan ungkapan terima kasih untuk seluruh warga Kota Kupang.

"Warga Kota Kupang telah memberikan kesan yang baik dan mendalam serta pengalaman menarik bagi kami selama berinteraksi. Semoga karya ini bisa diterima secara luas di kalangan masyarakat Kota Kupang sehingga bisa memupuk rasa bangga, rasa memiliki maupun memperkuat keyakinan bahwa Kota Kupang memiliki banyak kelebihan baik tradisi maupun alamnya," tambah Bagus Satatagama selaku cinematographer.

Kedua single tersebut menyusul single lain yang telah dirilis sebelumnya yakni Tentang Hati Resah dan Satu Merah Putih pada 2018 lalu.

Untuk menikmati karyanya tersebut saat ini bisa dilakukan melalui platform Youtube lewat channel Paralakon. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved