Gunungkidul

Gelombang Tinggi Terjang Pantai Baron, Lima Perahu Nelayan Rusak

Sejak Selasa (11/6/2019) dinihari, gelombang laut di Pantai Selatan Gunungkidul mengalami peningkatan.

Gelombang Tinggi Terjang Pantai Baron, Lima Perahu Nelayan Rusak
Tribun Jogja/Wisang Seto Pangaribowo
Sejumlah nelayan di Pantai Baron, Gunungkidul mengamankan perahu miliknya dari terjangan gelombang tinggi yang menerjang sejak Selasa (11/6/2019) dinihari. 

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Sejak Selasa (11/6/2019) dinihari, gelombang laut di Pantai Selatan Gunungkidul mengalami peningkatan. 

Akibatnya, lima kapal milik nelayan mengalami kerusakan setelah terhempas gelombang tinggi.

Bendahara Kelompok Nelayan Baron Mina Samodra, Sarno (46) mengatakan gelombang tinggi mulai menerjang pesisir selatan Gunungkidul sejak pukul 03.00 dinihari.

Meski para nelayan sudah mengamankan kapal ke tempat yang lebih aman, terjangan gelombang tinggi membuat sejumlah perahu mengalami kerusakan.

Gelombang Tinggi, Wisatawan di Pantai Parangtritis Diminta Hati-hati

"Kemarin para nelayan sudah mengamankan kapalnya, tetapi itupun juga masih ada yang terkena gelombang tinggi sekitar 5 atau 6 kapal yang mengalami kerusakan ada yang bolong, dan juga pecah," ucapnya.

Tak hanya merusak kapal, akibat gelombang tinggi ini, menurut Sarno, para nelayan memilih untuk tidak melaut.

Para nelayan masih menunggu gelombang laut kembali normal untuk melakukan aktifitas mencari ikan.

KEK Wisata DIY Belum Ditetapkan, Sejumlah Investor Lokal dan Asing Sudah Mengantre

"Kita masih nunggu gelombangnya stabil dulu, kalau prediksinya selama tiga hari tetapi namun kita tidak mau ambil resiko terlalu berbahaya," imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul, Marjono, mengatakan kenaikan gelombang pada hari ini mencapat 17,5 feet/kaki atau berkisar setinggi 5 meter.

"Kami sudah informasikan kepada nelayan dan juga masayarakat sekitar kalau gelombang mengalami kenaikan, pada hari ini kami juga terus menghimbau kepada masyarakat melalui pengeras suara agar tidak terlalu ketengah saat bermain air," ujar, Marjono. (Tribunjogja I Wisang Seto Pangaribowo)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved