Yogyakarta

Balai Yasa Yogyakarta Garap Lokomotif Uap Kuno Pesanan Jokowi, Tambah Koleksi Kereta Wisata di Solo

Balai Yasa Yogyakarta yang merupakan bagian dari PT KAI Daop 6 Yogyakarta kini tengah disibukkan untuk menghidupkan kembali sebuah lokomotif uap kuno.

Balai Yasa Yogyakarta Garap Lokomotif Uap Kuno Pesanan Jokowi, Tambah Koleksi Kereta Wisata di Solo
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Sejumlah pekerja tengah menggarap lokomotif kereta uap kuno bernomor D1410 di Balai Yasa Yogyakarta. 

Hal ini lantaran pabrik lokomotif yang dibuat pada 1890-an di Jerman ini sudah tidak ada.

"Ketel uap yang susah, ini bawaan pabrik sudah rusak karena usia. Kami harus bikin sendiri dengan model yang sama. Ada lagi besi penggerak roda, ini bengkok karena mungkin kesalahan saat pengangkutan jadi harus diluruskan. Kalau diganti sudah tidak ada part-nya," katanya.

Untuk menyelesaikan proses pengerjaan loko uap kuno tersebut, Balai Yasa Yogyakarta ditargetkan rampung pada September 2019.

Cerita Dibalik Viral Video Pembonceng Motor yang Kena Tampar Palang Pintu Kereta Api

Setelah jadi nantinya, lokomotif tersebut akan segera dikirim ke Solo dan bakal menarik rangkaian gerbong aslinya yang berada di Stasiun Purwosari, Solo.

Selain itu, akan diperuntukkan bagi gerbong yang saat ini digunakan kereta wisata loko uap Jaladara, Solo, Jawa Tengah.

"Atau mungkin dinas mau bikin gerbong baru lagi," tambahnya.

Terpisah, Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto melalui sambungan telepon menambahkan, setelah jadi, nantinya loko uap D1410 tersebut akan mendampingi kereta api uap C1218 Jaladara yang saat ini sudah beroperasi atas hasil kerjasama Pemerintah Kota Solo dan PT KAI Daop 6.

"Kita operasikan dari Stasiun Purwosari menuju Stasiun Solo Kota," katanya.

Cara Mudah Beristirahat ketika Naik Kereta Api

Menurut Eko, reaktivasi lokomotif uap kuno menjadi langkah strategis untuk menarik wisatawan.

Di sisi lain menambah kecintaan masyarakat terhadap transportasi ular besi tersebut.

Halaman
123
Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved