Yogyakarta

Mengenal Lebih Dekat Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta

Namun dibandingkan tempat-tempat lain di sepanjang kawasan Malioboro, tempat ini tak banyak dikenal.

Mengenal Lebih Dekat Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta
Kontributor Kompas.com Yogyakarta, Wijaya Kusuma
Masyarakat Yogyakarta saat antri untuk bersalaman dengan Presiden Joko Widodo dan Iriana Joko Widodo 

4. Saksi Bisu Perjalanan Sejarah Bangsa Indonesia

Pada masa pemerintahan Belanda, Gedung Agung semula merupakan kediaman resmi residen Belanda ke-18 bernama Anthonie Hendriks Smissaert di Yogyakarta (1823-1825).

Pada 1867 saat terjadi gempa bumi, gedung tersebut sempat ambruk, dan dibangun kembali pada 1869.

Pada masa pendudukan Jepang, Gedung Agung menjadi kediaman resmi Koochi Zimmukyoku Tyookan, penguasa tertinggi Jepang di Yogyakarta.

Ketika Karesidenan Yogyakarta ditingkatkan status administrasinya menjadi provinsi sejak tahun 1927, gedung itu kemudian berubah julukan menjadi Gubernuran atau Loji Gubernur.

Gedung itu kemudian berubah julukan menjadi Presidenan ketika Presiden Soekarno dan keluarganya tinggal di sana.

5. Terdapat Beberapa Ruang

Di Gedung Agung Yogyakarta terdapat beberapa ruang penting yakni Ruang Garuda, Ruang Diponegoro, dan Ruang Soedirman.

Ruang Garuda merupakan tempat menyambut tamu kenegaraan.

Di ruangan ini, Kabinet Republik Indonesia dilantik tatkala Ibu Kota negara berpindah ke Yogyakarta.

Halaman
1234
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved