Lalu Lintas Jalur Mudik Berangsur Normal, Petugas Tetap Bersiaga Hingga H+4

Meski puncak arus balik sudah lewat, Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) yang didirikan Polres Sleman tetap bersiaga.

Lalu Lintas Jalur Mudik Berangsur Normal, Petugas Tetap Bersiaga Hingga H+4
Tribunjogja.com/Alexander Ermando
Kendaraan pribadi yang memenuhi ruas Jalan Solo-Yogyakarta menuju timur dan Kompleks Candi Prambanan, Minggu (09/06/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Arus balik jalur darat telah mencapai puncaknya pada H+2 atau Sabtu (08/06/2019) lalu. Puluhan ribu kendaraan pemudik pun mulai meninggalkan DI Yogyakarta pada Sabtu malam kemarin.

Meski puncak arus balik sudah lewat, Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) yang didirikan Polres Sleman tetap bersiaga.

"Pos tetap kami buka hingga H+4 atau Senin (10/06/2019) besok," kata Papospam Prambanan Ipda Sukamta saat ditemui pada Minggu (09/06/2019) siang.

Puncak Arus Balik, Jangan Ada Bus Terlambat

Penumpang Pesawat Turun Dibandingkan Tahun Lalu

Menurut Sukamta, mereka tetap bersiaga lantaran masih banyak warga yang menghabiskan sisa liburannya untuk berwisata. Apalagi kawasan Simpang Prambanan terhubung dengan berbagai tempat wisata.

Pada hari ini saja, Sukamta menyebut banyak kendaraan yang menuju arah selatan alias Jalan Piyungan-Prambanan. Kawasan tersebut memiliki sejumlah destinasi wisata seperti Tebing Breksi hingga Ratu Boko.

"Rata-rata yang berwisata pengendara asal DIY dan sekitarnya seperti Klaten dan Solo, bisa dilihat dari plat nomornya," jelasnya.

Rekayasa lalu lintas pun tetap dilakukan oleh petugas kepolisian saat terjadi kepadatan. Kendaraan diarahkan melewati jalur alternatif Turi-Proliman.

Berdasarkan pantauan Tribunjogja.com siang tadi, kendaraan para wisatawan memadati Jalan Prambanan. Sebagian besar di antaranya menuju kompleks Candi Prambanan. Petugas pun turun tangan untuk mengurai kepadatan tersebut.

"Selain jalur alternatif, lampu APILL juga kami nonaktifkan dan lalu lintas diatur secara manual jika kondisi benar-benar padat," kata Sukamta.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: ose
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved