Internasional

Perancis Tambah Kuota Perburuan setelah Populasi Serigala Melonjak

Tahun lalu, dilaporkan terjadi hingga 3.674 serangan serigala liar yang telah menyebabkan kematian sekitar 12.500 hewan ternak, terutama domba.

Perancis Tambah Kuota Perburuan setelah Populasi Serigala Melonjak
shutterstock via kompas.com
Ilustrasi serigala 

TRIBUNJOGJA.COM, PARIS - Menyusul lonjakan populasi hewan predator itu pada tahun lalu, Pemerintah Perancis tengah mempertimbangkan untuk menambahkan kuota perburuan serigala di negara itu.

Langkah penambahan kuota perburuan itu diambil sebagai upaya melindungi ternak milik warga.

Demikian disampaikan pejabat pemerintah Perancis, Jumat (7/6/2019).

Badan perburuan dan margasatwa Perancis, ONCFS, mengatakan, berdasarkan perhitungan matematis dan pelacakan di lapangan, diperkirakan ada rata-rata 530 serigala dewasa pada musim dingin tahun ini.

Jumlah tersebut meningkat hingga 23 persen dibandingkan rata-rata perhitungan pada musim dingin tahun sebelumnya yang hanya 430 serigala dewasa.

Perancis Akan Terapkan Pajak untuk Perusahaan Teknologi Besar Mulai Januari 2019

Serigala pernah diburu hingga punah di Perancis pada 1930-an, namun secara bertahap kembali muncul pada 1990-an ketika populasinya menyebar sampai ke Pegunungan Alpen dari Italia.

Serigala tersebut kini banyak ditemukan terutama di wilayah Pegunungan Alpen dan daerah pegunungan lainnya di tenggara, di mana sebagian besar peningkatan ditemukan baru-baru ini.

Juga ditemukan kantong populasi serigala di Perancis tengah.

Kawanan serigala juga telah terdeteksi baru-baru ini di wilayah pegunungan Pyrenees, yang memisahkan Perancis dengan Spanyol.

Peningkatan populasi serigala liar telah membuat para petani dan peternak Perancis khawatir dengan ternak mereka, meski telah ada serangkaian upaya yang dibiayai negara untuk membatasi kerusakan, serta kompensasi bagi kerugian petani.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved