Benarkah Asteroid Bakal Hantam Bumi Tahun 2019? Ini Perkiraan Sebenarnya Menurut Ilmuwan

Benarkah Asteroid Bakal Hantam Bumi Tahun 2019? Berapakah prosentase perkiraannya?Ini Kemungkinan Sebenarnya Menurut Ilmuwan.

Benarkah Asteroid Bakal Hantam Bumi Tahun 2019? Ini Perkiraan Sebenarnya Menurut Ilmuwan
Getty Image
NASA Ingatkan Potensi Asteroid Besar Menabrak Bumi 

Benarkah Asteroid Bakal Hantam Bumi Tahun 2019? Ini Kemungkinan Sebenarnya Menurut Ilmuwan

TRIBUNJOGJA.COM - Dalam beberapa hari terakhir muncul kabar yang cukup membuat panik. Sebuah asteroid sebesar lapangan bola kemungkinan akan menghantam bumi di tahun 2019 ini.

Namun laporan-laporan yang muncul itu tampaknya terlalu mendramatisir kemungkinan yang sebenarnya.

Bagaimana tidak, sejumlah laporan yang dibuat menjadi judul berita menyebutkan bahwa asteriod itu bisa menimbulkan bencana sangat besar. Beberapa di antaranya membahas evakuasi menuju bunker untuk bisa selamat dari bencana tersebut.

European Space Agency (ESA) sebagaimana dilansir The Independent, Sabtu (8/6/2019) menggarisbawahi bahwa asteroid memang bisa saja menghantam bumi. Namun prosentase kemungkinannya sangatlah kecil. Sekitar 1 berbanding 7000 kemungkinan.

Berbagai laporan mencatat bahwa ESA memang mengklasifikasikan asteroid 2006 QV89 sebagai objek paling berbahaya keempat dalam daftar kemungkinan asteroid. Pemeringkatan itu diambil dari daftar objek dekat Bumi yang memiliki kemungkinan bertabrakan dengan Bumi.

Tetapi yang perlu diketahui bahwa tidak satu pun dari daftar 10 besar itu yang benar-benar diperkirakan akan menabrak Bumi. Meskipun tabel ini dikenal sebagai "daftar risiko", jumlah risiko aktual yang akan dialami salah satu dari mereka sangat rendah.

Tidak jelas mengapa kepanikan tentang asteroid ini muncul sekarang. Saat ini jauh dari Bumi, dan jika itu mengenai tidak akan tiba sampai September.

Bahkan ketika itu tiba, ia hampir pasti akan melewati Bumi pada jarak jutaan mil.

Sementara laporan berita tentang asteroid yang akan mengenai Bumi hampir selalu menghebohkan, masih ada bahaya yang signifikan bahwa kehidupan dapat dipengaruhi oleh batuan ruang angkasa yang akan terbang melewati atau memasuki atmosfer bumi. (*)

Penulis: mon
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved