Bisnis

Pentagon Cari Pasokan Mineral Langka dari Afrika untuk Kurangi Ketergantungan dari China

Pentagon juga telah lama mendukung upaya mewajibkan kontraktor militer membeli mineral yang bersumber dari dalam negeri, meskipun saat ini tidak ada f

Pentagon Cari Pasokan Mineral Langka dari Afrika untuk Kurangi Ketergantungan dari China
Thinkstock/andriano_cz
Ilustrasi perang dagang AS-China 

TRIBUNJOGJA.COM, CHICAGO/LONDON - Departemen Pertahanan AS  merespons ancaman China untuk menghentikan ekspor mineral langka atau tanah jarang (rare earth miners) ke Amerika Serikat (AS) sebagai balasan perang dagang. 

Pentagon telah melakukan pembicaraan dengan Mkango Resources Ltd dari Malawi, Afrika Selatan dan para penambang mineral langka lainnya di seluruh dunia mengenai pasokan mineral strategis tersebut.

Seorang pejabat Departemen Pertahanan AS mengatakan, langkah yang diambil tersebut merupakan bagian dari rencana menemukan cadangan mineral langka di luar China.

Persaingan Dagang China vs Amerika Makin Panas, Beijing Salahkan AS

Meskipun saat ini China hanya memiliki sepertiga cadangan mineral langka di dunia, tapi Negeri Tirai Bambu tersebut menyumbang 80% impor mineral langka tersebut ke AS.

Menurut data Survei Geologi AS, China mengendalikan hampir semua fasilitas untuk memproses mineral langka.

“Kami mencari sumber pasokan di luar China. Kami menginginkan keberagaman. Kami tidak menginginkan produsen dari satu sumber," kata Jason Nie, seorang insinyur bahan Pentagon's Defense Logistics Agency (DLA), di sela-sela konferensi Argus A.S. Specialty Metals di Chicago seperti dilansir Reuters, Kamis (6/6/2019).

Selama ini DLA membeli, menyimpan, dan mengirimkan banyak persediaan tanah jarang Pentagon.

Tanah langka tersebut digunakan mulai untuk kebutuhan mineral bagian pesawat hingga resleting untuk seragam.

Pentagon juga sudah mengadakan pembicaraan dengan Rainbow Rare Earths Ltd dari Burundi tentang pasokan tanah jarang di masa depan.

Sebagai imbalannya, AS juga menawarkan untuk memperkenalkan beberapa barang langka AS, proyek bumi dalam pengembangan dengan pemodal potensial.

Kadin: Pemerintah Mesti Was-was Hadapi Perang Dagang

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved