Internasional

Korut Hentikan Acara Pentas Seni Massal setelah 'Dimarahi' Kim Jong Un

Analis Minyoung Lee dari NK Pro kepada BBC mengatakan, acara Mass Games itu sebenarnya merupakan ajang propraganda untuk merayakan sekaligus mengangka

Korut Hentikan Acara Pentas Seni Massal setelah 'Dimarahi' Kim Jong Un
KCNA via BBC via Kompas.com
Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un melambai kepada para penampil Pentas Seni Massal (Mass Games) di Pyongyang Senin (3/6/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, PYONGYANG - Setelah membuat Kim Jong Un tidak senang, Korea Utara ( Korut) dilaporkan menghentikan ajang propaganda Mass Games ( Pentas Seni Massal).

Hadir dalam acara bertajuk "Tanah Rakyat" pada Senin (3/6/2019) bersama istrinya Ri Sol Ju, Kim dikabarkan tidak senang dengan konsep Mass Games yang ditampilkan.

Kantor berita KCNA memberitakan, setelah memberikan "salam hangat" kepada para penampil yang merupakan anak-anak, Kim memanggil sutradara dan "memaharahinya".

Cerita di Balik Tentara Korut yang Dihujani Tembakan Rekannya Sendiri karena Membelot

Kim gusar karena si sutradara dianggap tak bertanggung jawab dalam bekerja dan mengkritik mereka karena mempunyai "semangat yang salah" dalam menyiapkan acara.

Dia menekankan bahwa para seniman merupakan garda terdepan dalam "membangun konstruksi budaya sosialis" di Korut.

"Beliau meminta kebijakan partai diterapkan di seni dan literatur," ulas KCNA.

Buntut dari "kritikan" itu, agen wisata Koryo Tours melalui General Manager Simon Cockerell mengumumkan bahwa Pyongyang menghentikan Mass Games itu.

Melalui kicauannya di Twitter dilansir The Guardian, perusahaan itu menyebut Mass Games bakal dihentikan pada Senin pekan depan (10/6/2019) hingga waktu yang tak ditentukan.

"Acara bakal disesuaikan sebelum diluncurkan kembali. Kami menunggu untuk melihat apa saja yang bakal berubah serta kapan akan diadakan kembali," ujar Korea Tours.

Agen wisata lain yang mengurusi perjalanan ke Korut Young Pioneers Tours juga mengumumkan hal yang sama dan menuturkan Kim tidak puas dengan acara pembukaannya.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved