Open House Presiden

Kisah Perjuangan Warga demi Bertemu Jokowi, Ngotot ke Paspampres dan Sujud di Hadapan Presiden

Mulai dari menerobos pengamanan, ngotot kepada paspampres, bikin alasan ingin sampaikan hal penting, hingga akhirnya muncul seorang pria sujud

Kisah Perjuangan Warga demi Bertemu Jokowi, Ngotot ke Paspampres dan Sujud di Hadapan Presiden
Ist dan via KOMPAS.com/Fabian Januarius Kuwado
Presiden Jokowi menyapa warga di Monas untuk mengikuti open house di Istana Kepresidenan, Rabu (5/6/2019). dan seorang warga sujud saat bertemu Jokowi 

Fakta-fakta Kisah Perjuangan Warga demi Bertemu Jokowi, Ngotot ke Paspampres hingga Sujud di Hadapan Presiden

TRIBUNJOGJA.COM - Kisah perjuangan warga saat menghadiri open house Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) di Istana Negara cukup menarik.

Tak sekadar antre dan berdesak-desakan, ada saja alasan dan upaya warga demi bisa bertemu dan bersalaman dengan Jokowi di Hari Raya Idul Fitri, Rabu (5/6/2019). 

Mulai dari menerobos pengamanan, ngotot kepada paspampres, bikin alasan ingin sampaikan hal penting, hingga akhirnya muncul seorang pria sujud di hadapan Presiden dan ibu negara.

Suasana open house Presiden Joko Widodo sejak pagi memang membeludak. 

Warga menunggu hingga di luar Istana dalam waktu cukup lama. Ada yang kebagian waktu bersalaman, namun tidak sedikit yang akhirnya gagal bertemu Jokowi

Nah, berikut ini fakta-fakta kisah perjuangan warga demi bertemu dan bersalaman dengan Presiden Jokowi di Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah.

Tribun Jogja melansir dari kompas.com, warga yang menghadiri open house Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah, Rabu (5/6/2019), membeludak.

Jumlah warga yang bisa masuk ke dalam Istana cukup banyak. Namun, jumlah warga yang tertahan di luar jauh lebih banyak lagi.

"Betul, ini open house dengan jumlah masyarakat yang hadir paling banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya," ujar Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmuddin kepada Kompas.com, Rabu siang.

Waktu Presiden di Jakarta saat Lebaran hari ini sangat terbatas, yakni hanya sampai pukul 13.00 WIB.

Halaman
1234
Editor: ose
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved