Nasional

Wasekjen DPP Partai Nasdem Ajak Diaspora Optimalkan Kontribusi untuk Kemajuan Bangsa

Para diaspora didorong untuk dapat mengembangkan keterlibatannya dalam hidup bermasyarakat.

Wasekjen DPP Partai Nasdem Ajak Diaspora Optimalkan Kontribusi untuk Kemajuan Bangsa
istimewa
Para pembicara dalam Dialog Kebangsaan bertajuk "Membumikan Pancasila Demi Kemajuan Indonesia" di Collegio Dei Verbo Divino Via Dei Verbiti, Roma, Italia. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kemajuan Indonesia sangat ditentukan oleh peran seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk kalangan diaspora yakni masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri.

Oleh karena itu perlu dipikirkan cara-cara yang efektif untuk mengoptimalkan kontribusi para diaspora dimanapun berada.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Sekjen DPP Partai NasDem Hermawi Fransiskus Taslim di depan sekira 60 diaspora Vatikan yang sebagian besar sedang menempuh pendidikan tingkat doktoral di berbagai universitas di Italia.

5 Inspirasi Gaya Lebaran Ala Yaseera yang Bakal Bikin Penampilanmu Tetap Kece

Taslim menyampaikan hal itu pada saat berbicara dalam Dialog Kebangsaan bertajuk "Membumikan Pancasila Demi Kemajuan Indonesia" di Collegio Dei Verbo Divino Via Dei Verbiti, Roma, Italia.

Dialog kebangsaan tersebut diorganisir oleh IRRIKA, sebuah organisasi tunggal rohaniwan Indonesia yang berdomisili di Vatikan.

"Dengan menyinergikan seluruh potensi masyarakat, niscaya Indonesia akan tampil sebagai salah satu kekuatan besar dunia di masa yang akan datang," ujar Taslim dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com, Senin (3/6/2019).

Pernyataan Sikap 6 Rektor DIY : Nilai Pancasila Harus Terus Digelorakan

Dalam paparannya, Taslim juga menekankan agar para diaspora senantiasa mengembangkan keterlibatannya dalam hidup bermasyarakat.

"Terjunlah ke akar rumput agar terhindar dari segala bentuk elitisme," ujar Ketua Forkoma PMKRI tersebut.

Menanggapi hal itu, Dubes Indonesia untuk tahta suci Vatikan, Agus Sriyono yang hadir pada kesempatan tersebut berpendapat, satu dari beberapa tantangan Indonesia ke depan adalah bagaimana membuat demokrasi menjadi sikap hidup bersama.

"Dengan berpedoman pada Pancasila, kita optimistis dapat membangun sikap tersebut," ujar Agus. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved