Soccer Style
Setelah Hadapi PSIM, Timnas U-23 Bakal Coret Empat Pemain
Pelatih Kepala Timnas U-23, Indra Sjafri mengatakan, skuatnya kini berisikan 26 pemain, yang dipanggilnya khusus untuk menjalani rangkaian Training Ca
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Usai meladeni PSIM Yogyakarta dalam pertandingan uji tanding, di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Minggu (2/6/2019) malam, Timnas U-23 bakal mengikuti turnamen Piala Merlion 2019, di Singapura, yang berlangsung 7-9 Juni mendatang.
Pelatih Kepala Timnas U-23, Indra Sjafri mengatakan, skuatnya kini berisikan 26 pemain, yang dipanggilnya khusus untuk menjalani rangkaian Training Camp (TC) di Yogyakarta, sejak 26 Mei silam, dimana beberapa nama, merupakan muka baru di Timnas.
Padahal, sesuai regulasi turnamen, hanya 22 nama saja yang boleh didaftarkan.
Oleh sebab itu, Indra pun bakal melakukan pencoretan, setidaknya empat nama, untuk menggenapi kuota tersebut.
Namun, hingga kini, dirinya masih enggan memberi bocoran.
• Jadwal Live Indosiar Merlion Cup 2019 Timnas Indonesia U-23 vs Thailand U-23
"Itu masalah gampang banget, nanti kita kasih tahu, dirilis sama PSSI," kata pria asal Sumatera Barat tersebut, Minggu (2/6) malam.
Akan tetapi, Indra memastikan, beberapa muka baru akan tetap dipertahankan di dalam skuatnya, karena tim pelatih masih ingin melanjutkan pemantauan.
Ia meyakini, hal itu tidak masalah, meski pasukannya langsung jumpa Thailand di laga perdana.
"Tanggal 5 kita berangkat, di situ kita coba lagi ya, dengan level permainan lebih tinggi, lawan Thailand. Nanti, yang main terutama yang baru-baru lah, saya harus berani melakukannya. Kalau tidak, saya tidak punya pilihan lagi nanti," jelasnya.
Indra sendiri sempat menilai performa para penggawa yang bergabung dalam TC di Yogyakarta, belum sesuai harapan.
Hal tersebut, tercermin dalam pertandingan uji tanding melawan Laskar Mataram, dimana timnya harus puas bermain imbang tanpa gol.
• Beda dari Timnas U-23, Pelatih PSIM Yogyakarta Menilai Mayoritas Klub Liga 2 Terapkan Skema Bertahan
"Kalau pelatih itu, bukan soal puas atau tidak puas, tapi apa yang saya targetkan dari uji tanding tercapai atau tidak. Jadi, yang dibicarakan hanya kalah menangnya saja ya," katanya.
Dalam partai tersebut, Indra pun menurunkan beberapa muka baru layaknya Septian Satria Bagaskara, Rizky Dwi, hingga Hambali.
Karena itu, dirinya memaklumi ketika skema yang ia terapkan tidak bisa berjalan sempurna, karena faktor pemahaman taktikal.
"Dari gameplane yang kita rencanakan, ada beberapa yang tidak berjalan, tapi ada juga yang berjalan. Ya, di babak ke dua, karena mereka sebagian pemain baru, mungkin belum memahami ya," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ujicoba-psim-yogyakarta-dan-timnas-u-23-indonesia-berakhir-imbang-tanpa-gol.jpg)