Yogyakarta

Sampai 1 Juni 2019, Gunung Merapi Keluarkan 72 Awan Panas

Sampai dengan tanggal 1 Juni 2019, Gunung Merapi yang memasuki fase pembentukan awan panas dan guguran lava sejak 29 Januari 2019 lalu telah mengelua

Sampai 1 Juni 2019, Gunung Merapi Keluarkan 72 Awan Panas
BPPTKG
Ilustrasi: Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut Gunung Merapi masih dalam status waspada Level 2, Minggu (14/4/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sampai dengan tanggal 1 Juni 2019, Gunung Merapi yang memasuki fase pembentukan awan panas dan guguran lava sejak 29 Januari 2019 lalu telah mengeluarkan awan panas sebanyak 72 kali.

Dari keterangan pers yang dikeluarkan oleh Hanik Humaida pada Senin (3/6/2019), Kepala BPPTKG diketahui jika awan panas tersebut rata-rata berjarak luncur sejauh 1 km dan maksimal 2 km yang langsung mengarah ke Kali Gendol.

"Berdasarkan permodelan awanpanas dari potensi runtuhnya volume kubah lava saat ini sebesar 458.000 M3, jarak luncur awan panas terjauh diperkirakan tidak akan melebihi 3 km dari puncak Gunung Merapi ke arah Kali Gendol," terangnya.

Ikuti Rekomendasi BPPTKG, Dispar Sleman Pastikan Wisata Merapi Aman

Hanik menyebutkan jika, erupsi magmatis Gunung Merapi yang terjadi sejak 11 Agustus 2018 lalu ditandai dengan munculnya kubah lava yang terus tumbuh dengan laju rendah sekitar 3000 m3/hari sampai dengan Januari 2019.

"Baru setelahnya, kubah lava berhenti tumbuh dan sejak 29 Januari 2019 aktivitas memasuki fase pembentukan awan panas dan guguran lava," ungkapnya

Berkenaan dengan kegempaan saat ini, lebih didominasi Genoa guguran (RF) 30 kali/hari yang diikuti oleh gempa Multiphase (MP) 4 kali/hari, low frequency (LF) 3 kali/hari, dan gempa Hembusan (DG) 3 kali/hari.

Untuk gempa vulkano-tektonik dangkal (VTB) dan gempa vulkano-tektonik dalam (VTA) sesekali terjadi. 

Merapi Aman Dikunjungi saat Musim Libur Lebaran

"Masih munculnya kegempaan MP, VT menandakan suplai magma masih berlangsung meskipun dengan laju yang rendah," terangnya.

Sampai dengan saat ini, status Gunung Merapi masih ditetapkan dalam tingkat Waspada.

Oleh karenanya Hanik mengimbau agar masyarakat tetap beraktivitas di luar radius 3 km dari puncak Merapi.

Sedangkan untuk objek wisata sekitar Gunung Merapi seperti Kawasan Kaliurang, Kaliadem, Klangon, Deles dan Kawasan yang berada di luar radius 3 km dari puncak Merapi masih aman untuk dikunjungi. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved