Breaking News:

Yogyakarta

Bikin Tidak Tenang, Wisnu Enggan Jual Obat Mercon

Upaya penertiban besar-besaran yang dilakukan oleh aparat berwajib mulai pedagang besar sampai kecil makin membatasi ruang peredaran petasan.

Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Ari Nugroho
istimewa
Wisnu, penjual kembang api di Jl Kusumanegara, Yogyakarta saat melayani pembeli. 

Gantinya, kini Wisnu menjual berbagai varian kembang api.

Jenisnya bisa sampai ratusan, tapi Wisnu memilih beberapa puluhan varian yang aman, murah tapi menyita perhatian terutama anak-anak.

Sebut saja kembang api luncur, kembang api batang, jenis gasing, kembang api banting dan beberapa jenis lainnya.

Meski profit lebih sedikit jika dibanding menjual petasan dan obat mercon, tapi Wisnu merasa lebih nyaman ketika berjualan.

Ia paham betul, bagaimana rasanya berjualan obat mercon dan petasan diliputi perasaan was-was karena khawatir dirazia petugas.

Bisa-bisa, menurut Wisnu malah tambah rugi kalau ketahuan.

“Jual kembang api seperti ini lebih tenang. Kalau untung ya relatif, bisa dibilang cukup bisa juga kurang. Disyukuri saja. Berjualan kalau merasa was-was terus malah tidak tenang. Kalau masih ada yang jual petasan dan obat mercon itu ya terserah mereka, resiko kan ditanggung sendiri,” kata Wisnu.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved