Soccer Style

PSIM Yogyakarta dan Timnas U-23 Indonesia Siap Suguhkan Permainan Terbaik

Meskipun hanya bertajuk laga uji tanding, PSIM Yogyakarta dan timnas U-23 Indonesia bertekad menyuguhkan permainan terbaiknya di Stadion Sultan Agung

PSIM Yogyakarta dan Timnas U-23 Indonesia Siap Suguhkan Permainan Terbaik
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
pre match press conference laga uji tanding, PSIM Yogyakarta dan timnas U-23 Indonesia di Balaikota Yogya, Sabtu (1/5/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Meskipun hanya bertajuk laga uji tanding, PSIM Yogyakarta dan timnas U-23 Indonesia bertekad menyuguhkan permainan terbaiknya di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (2/5/2019).

Pasalnya, kedua pelatih yaitu Vladimir Vujovic dan Indra Sjafri menilai laga tersebut menjadi penting persiapan masing-masing tim, PSIM Yogyakarta yang bersiap menghadapi kompetisi kasta kedua maupun timnas U-23 Indonesia di Merlion Cup 2019.

"Melawan timnas U-23 Indonesia, jika ada yang berharap pertandingan yang mudah itu salah. Mereka (timnas U-23 Indonesia) menang lawan Bali United 3-0, imbang lawan Arema 1-1, dan bermain 1-1 lawan Madura United," kata Pelatih PSIM Yogyakarta, Vladimir Vujovic pada pre match press conference di Balaikota Yogya, Sabtu (1/5/2019).

Tiket PSIM Yogyakarta vs Timnas U-23 Indonesia Ludes Terjual

"Selaku tim Liga 2, ini jadi kesempatan baik bagi kami untuk memilih pemain terbaik karena sebentar lagi kompetisi juga akan dimulai. Apapun hasil pertandingan entah menang, imbang, atau kalah, tidak menentukan apapun. Jadi saya berharap pertandingan besok juga bisa menghibur suporter yang hadir," imbuhnya.

Terpisah, pelatih timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri, bakal memanfaatkan uji tanding lawan PSIM Yogyakarta sebagai ajang para debutan untuk unjuk gigi.

Sekadar informasi, dalam pemanggilan pemusatan latihan kali ini ada sejumlah muka baru yang diajak ambil bagian.

Mereka adalah Malik Risaldi dan Hambali Tolib dari Persela Lamongan, M. Dicky Indrayana (Bali United). Muhammad Rifad Marasabessy (TIRA-Persikabo), Rizky Dwi (Kalteng Putra), Yacob Sayuri (Barito Putera), serta M. Rafli Mursalim (Mitra Kukar).

Temui Skuat PSIM Yogyakarta di Balai Kota, Haryadi Sebut Cristian Gonzales Punya Sihir di Kakinya

"Ini pertandingan pertama, nanti ke dua kita lawan Thailand, kemudian main dengan pemenang antara Filipina, atau Singapura. Setelah tiga kali main, kita evaluasi dan mulai menentukan nama yang akan didaftarkan," cetusnya.

Oleh sebab itu, juru taktik kelahiran Padang tersebut membuka peluang untuk memainkan 26 pemain yang dibawanya dalam TC di Yogyakarta.

Karenanya, sejak awal, ia meminta aturan pergantian pemain secara bebas, yang hendak dilakukan pada antar babak.

"Kita ingin lihat potensi baru, tidak adil rasanya, dengan banyak pemain, kalau cuma bertumpu pada beberapa. Apalagi, SEA Games bukan agenda resmi FIFA, jadi kemungkinan pemain-pemain yang di Eropa, tidak diizinkan klubnya," tandasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved