Sleman

Libur Lebaran, Dinas Pariwisata Sleman Perkirakan Kunjungan Wisatawan Naik 10-30%

Pada masa sebelum Lebaran, pengunjung destinasi wisata kuliner dipastikan bakal meningkat karena masih berbarengan dengan periode puasa.

Libur Lebaran, Dinas Pariwisata Sleman Perkirakan Kunjungan Wisatawan Naik 10-30%
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Pariwisata Sleman memperkirakan, akan ada lonjakan wisatawan sejumlah 10-30% di berbagai destinasi wisata yang terdapat di wilayah setempat pada musim libur Lebaran mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Sudarningsih mengungkapkan, wisatawan akan mulai bermunculan pada saat sebelum hingga sesudah masa Lebaran.

Pada masa sebelum Lebaran, pengunjung destinasi wisata kuliner dipastikan bakal meningkat karena masih berbarengan dengan periode puasa.

Momen Libur Lebaran, Dinas Pariwisata Sleman Siapkan 5 Kawasan Destinasi Kuliner

Terdapat sejumlah pilihan yang bisa dikunjungi wisatawan jika hendak berburu santapan kuliner.

Diantaranya kawasan kuliner sepanjang Jalan Kaliurang dan Jalan Damai, Enthok Slenget Mbah Tanir, Tongseng Kopyok Mbah Ganis, Jejamuran, Kampung Flory, Jadah Tempe, dan lain sebagainya.

"Kami prediksi bakal ada kebijakan kunjungan sekitar 25-30%," katanya, Sabtu (1/6/2019).

Sementara pada destinasi wisata berbasis perkotaan, budaya, dan alam yang juga cukup banyak terdapat di wilayah tersebut pihaknya memperkirakan ada lonjakan pengunjung di angka 10-30%.

Hadapi Libur Lebaran, Dinas Pariwisata Sleman Tingkatkan SDM di Sejumlah Destinasi Wisata Unggulan

"Selama periode 30 Mei sampai dengan 9 Juni kami perkirakan kunjungan berada di antara 350.000 – 400.000 orang," tambahnya.

Pun penambahan atraksi dan persiapan lain telah dilakukan.

Seperti peningkatan kapasitas SDM di destinasi wisata, utamanya pengemudi jip wisata Volcano Tour dan Shiva Plateau Tour, penambahan atraksi di beberapa destinasi wisata seperti di Tebing Breksi, Lava Bantal, Gardu Pandang, dan Tlogoputri, serta pemantauan arus wisatawan di destinasi selama periode 30 Mei 2019 sampai dengan 9 Juni 2019.

"Yang pasti faktor keamanan dari para wisatawan tetap harus diperhatikan, karena bagaimana tetap itu yang paling utama," ungkapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved