Breaking News:

Yogyakarta

YIA Dipasang Alat Automatic Weather System Buatan BMKG

Automatic weather observation system ialah alat yang dibutuhkan untuk kepentingan take off dan landing pesawat.

TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati. 

Upaya memperkuat mitigasi ini dilakukan dengan pemasangan berbagai alat pendeteksi awal bencana di kawasan - kawasan rawan bencana di DIY.

BMKG sudah memasang radar untuk mitigasi dan informasi cuaca di Kecamatan Mlati, Sleman.

Selanjutnya, akan dipasang satu radar lagi di sekitar Pantai Parangtritis.

Namun, radar yang akan dipasang ini kegunaannya untuk memonitor atau mendeteksi dini tsunami.

“Saat ini, baru persiapan pemasangan radarnya. Selain itu, sebelumnya kami juga sudah memasang dua alat di Pundong dan Piyungan yang fungsinya untuk memperkirakan gempa. Caranya adalah dengan mendeteksi adanya gelombang radioaktif yang dipancarkan dari dalam bumi, sehingga bisa diperkirakan jika ada anomali dapat diperkirakan akan ada gempa bumi,” imbuhnya.

Selanjutnya, Rita mengungkapkan, pihaknya akan menambah peralatan untuk merapatkan jaringan pemantauan gempa bumi di DIY agar lebih akurat.

Salju Pertama di Dieng Terjadi Hari Ini, Begini Penjelasan BMKG

Peralatan baru ini dilakukan dengan menambah mini broadband di dua titik pemasangan baru, yakni di patahan Kali Opak-Oyo, Bantul dan di Gunungkidul.

Harapannya, getaran-getaran yang belum dapat terdeteksi, bisa terdeteksi.

“Kami juga akan memasang intensitimeter, saat ini sudah ada 10, tapi akan menambah dua lagi, semuanya di YIA. Lokasinya nanti di lantai tertinggal gedung terminal. Kami juga akan memasang instrumen yang sifatnya untuk dapat mengetahui intensitas guncangan gempa bumi di YIA. 

Djoko budiyono, Kepala Kelompok data dan  informasi BMKG Staklim Mlati Yogyakarta menjelaskan, masyarakat bisa mengunduh info BMKG

Aplikasi ini bisa diunduh di ponsel berbasis android.  

"Masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG DIY membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui call center 0274-2880151/52 atau follow @StaklimJogja," jelasnya.  (*) 

Penulis: Agung Ismiyanto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved