Nasional

Kerusuhan Pasca-Pemilu Bisa Diredam, Asal Elit Menahan Diri

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyebut gejolak politik yang saat ini tengah terjadi kuncinya adalah di elit politik.

Kerusuhan Pasca-Pemilu Bisa Diredam, Asal Elit Menahan Diri
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir saat berbicara kepada pers dalam silaturahim bersama awak media di Kantor Pusat PP Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (30/5/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyebut gejolak politik yang saat ini tengah terjadi kuncinya adalah di elit politik.

"Kuncinya di para elit dari semua komponen, harusnya (mereka) ada batasnya dan membatasi diri," sebutnya kepada awak media dalam acara buka bersama di Kantor Pusat PP Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (30/5/2019).

Haedar menilai, masyarakat sejatinya telah diam dan tenang namun hasrat dan geliat aktivitas para elit yang memantik kelompok masyarakat yang tadinya tenang menjadi bergejolak.

"Masyarakat itu sebenarnya cenderung sudah diam tapi elit masih ada geliat dalam hasrat politiknya," tandasnya.

Ketua PP Muhammadiyah : Jangan Ada Penggerakan Massa Lagi

Dalam kesempatan itu, Haedar juga mengajak seluruh komponen organisasi kemasyarakatan dan keagamaan untuk menghentikan aksi-aksi yang cenderung mengerahkan massa secara besar-besaran.

Hal ini kata Haedar bisa tercapai bila dilakukan secara kolektif.

Haedar menyebut kerjasama itu untuk mencegah terjadinya kembali mobilisasi massa yang memiliki peluang untuk terjadi kerusuhan kembali bahkan kejadian yang menimbulkan jatuhnya korban jiwa.

PP Muhammadiyah Sebut Parpol Punya Tanggung Jawab Jika Bangsa Retak Pasca-Pemilu

"Ajak kembali elemen bangsa untuk memastikan, cukup lah jangan ada pengerahan massa," kata Haedar.

Pihaknya juga berharap aksi kerusuhan yang terjadi pada 21-22 Mei lalu di Jakarta dapat diselesaikan secara baik dan profesional oleh pihak berwajib.

"Penanganan kasus ini (kerusuhan) harus baik semua, kerusuhan diselesaikan dan tak terjadi lagi," harapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved