Gunungkidul

Jelang Lebaran, Wabup Gunungkidul Jamin Ketersediaan Stok Pangan

Bahan pokok sehari-hari seperti telur, gula pasir, minyak goreng stok di pasaran diprediksi akan cukup dan harganya tetap stabil menjelang Idulfitri.

Jelang Lebaran, Wabup Gunungkidul Jamin Ketersediaan Stok Pangan
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Hari Raya biasanya akan dibarengi dengan naiknya harga-harga kebutuhan pokok, tak terkecuali di Kabupaten Gunungkidul.

Namun Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi menjamin kepada masyarakat bahwa di Kabupaten Gunungkidul stok dan harga tidak akan melonjak tinggi.

Immawan mengklaim, di Kabupaten Gunungkidul tingkat inflasinya terbaik atau paling rendah se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

5 Inspirasi Gaya Lebaran Ala Yaseera yang Bakal Bikin Penampilanmu Tetap Kece

Hal tersebut karena ketersediaan bahan pangan di Gunungkidul.

"Harga bahan pangan di Gunungkidul juga masih dalam taraf stabil, saya beberapa waktu lalu sempat ikut TPID terjun langsung ke pasar-pasar, dan Gunungkidul memang tingkat inflasinya terendah dibanding Kabupaten atau kota lainnya di DIY," katanya pada Tribunjogja.com, Kamis (30/5/2019).

Immawan menambahkan, bahan pokok sehari-hari seperti telur, gula pasir, minyak goreng stok di pasaran diprediksi akan cukup dan harganya tetap stabil menjelang Idulfitri.

"Menurut Prediksi para pedagang kenaikan harga tidak akan terlalu tinggi. Ditambah lagi hari raya saat ini hampir bertepatan dengan Penerimaan siswa baru, artinya masyarakat tidak akan berbelanja banyak atau memborong mengingat mereka juga harus menyekolahkan anak-anaknya," paparnya.

Bersihkan Rumah Sebelum Lebaran, Perhatikan Beberapa Hal Berikut

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Johan Eko Sudarto menambahkan, pihaknya telah mengajukan penambahan kuota gas LPG kepada Kementerian ESDM dalam menghadapi Hari raya Lebaran.

"Tambahan yang kita ajukan adalah sebanyak 10 persen atau 1.210 tabung per harinya dan menurut pengalaman beberapa tahun lalu tambahan tersebut tidak pernah kurang," katanya.

Johan menjelaskan pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY bahwa provinsi juga telah menjamin akan ketersediaan LPG 3 kg.

"Selain LPG BBM juga dipastikan tetap tersedia mengingat Kabupaten Gunungkidul merupakan daerah kunjungan wisata, pasti terjadi lonjakan jumlah kendaraan bermotor, karena prediksi akan ada lonjakan jumlah kendaraan bermotor sebanyak 70 persen untuk seluruh DIY," ujar Johan. (*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved