Bisnis

Tren Tebus Emas Naik 30% Tahun Ini

Transaksi penebusan emas di Pegadaian meningkat jelang lebaran kali ini.

Tren Tebus Emas Naik 30% Tahun Ini
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Pegadaian 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Transaksi penebusan emas di Pegadaian meningkat jelang lebaran kali ini.

Tren yang berulang dari tahun ke tahun tersebut kali ini naik hingga kisaran 30-40%.

Pemimpin Pegadaian Cabang Ngupasan Yogyakarta, Yuneni Fatma mengatakan tren meningkatnya penebusan emas sudah terjadi sejak awal pekan ini.

"Didominasi oleh para pegawai, mulai ramai sejak tanggal 25 lalu," imbuhnya saat dihubungi Tribunjogja.com, Rabu (29/5/2019).

Dua Rekomendasi Brand Fashion Lokal Kekinian

Dijelaskannya, meningkatnya transaksi penebusan diyakini akibat turunnya tunjangan hari raya (THR) yang telah diterima pegawai.

"Cukup besar, ada kenaikan sampai dengan 30-40% dibanding hari normal," sebutnya.

Namun demikian, Yuneni mengungkapkan dibandingkan dengan Kirin waktu dia tahun belakangan kenaikan tersebut masih jauh berkurang.

Menurutnya, konsumen memilih untuk menunda penebusan emas akibat biaya keperluan dana pendidikan.

Kondisi tersebut berimbas pada turunnya outstanding loan (OSL) atau realisasi penyaluran pinjaman hingga sebesar 40% dibanding periode akhir tahun sebelumnya.

Mitra Grab Kini Punya Akses Kreasi Multiguna dan Tabungan Emas di Pegadaian

Di lain hal, layanan seperti kredit pembiayaan kendaraan serta kredit jaminan BPKB untuk pengusaha dan karyawan juga ikut naik sekitar 30% dibanding bulan sebelumnya.

"Biasanya banyak digunakan untuk modal usaha menjelang lebaran juga membeli kendaraan baru," imbuhnya.

Sementara Pemimpin Pegadaian Cabang Lempuyangan Yogyakarta, Sri Rejeki menuturkan, menjelang Lebaran kali ini pihaknya lebih banyak menerima transaksi gadai kendaraan bermotor.

Banyak konsumen yang memanfaatkan layanan tersebut, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sri menjelaskan, diperkirakan layanan tersebut dimanfaatkan konsumen untuk kebutuhan mudik, disamping itu juga digunakan untuk menitipkan kendaraan mereka.

"Hampir 100% kenaikannya yang gadai kendaraan dibandingkan hari normal. Karena kita memang punya kelebihan di gudang kendaraan yang luas," pungkasnya. (*)

Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved