Kulon Progo

Puluhan Warga Binaan Rutan Wates Dapat Santunan

Kepala Rutan Kelas IIB Wates, Feny Fajariyanto mengapresiasi langkah Bupati dan jajarannya beserta Baznas atas pemberian santunan yang bermanfaat posi

Puluhan Warga Binaan Rutan Wates Dapat Santunan
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sebanyak 85 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Wates memperoleh santunan dari Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat, Selasa (28/5/2019).

Penyerahan santunan secara simbolik diberikan oleh Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo.

Adapun nilai total santunan yang disalurkan sebesar Rp12.500.000.

Hasto mengatakan, santunan yang diberikan berasal dari dana zakat, infak, dan sodakoh (ZIS) yang telah disisihkan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kulon Progo.

Kementerian Desa PDTT Bagikan Ribuan Paket Sembako Gratis untuk Warga Kulon Progo 

"Tujuan pemberian santunan untuk pemberdayaan yang ada di Rutan Wates dengan kerja sama yang luar baisa. Kita bangga dan semoga bisa diteruskan serta saling menguntungkan," kata Hasto.

Dia juga berharap, kerja sama antara Pemkab Kulon Progo, Baznas, dan Rutan Wates ini terus berlangsung.

Baznas disebutnya bisa memberikan stimulan dana untuk pembuatan kusen-kusen pintu yang selama ini telah dikerjakan oleh para warga binaan rutan.

Kusen tersebut nantinya dipakai dalam program bedah rumah tidak layak huni.

"Kemudian, ada ongkos untuk pembuatan kusen tersebut. Ini kerjasama yang luar biasa," kata Hasto.

Antisipasi Gempa Bumi, BMKG Pasang Alat Deteksi di Sekitar Kawasan Bandara YIA Kulon Progo

Kepala Rutan Kelas IIB Wates, Feny Fajariyanto mengapresiasi langkah Bupati dan jajarannya beserta Baznas atas pemberian santunan yang bermanfaat positif tersebut.

Terutama, menjadi manfaat bagi warga binaan dan ke depan diharapkannya kerja sama bisa terus terjaga.

"Warga binaan yang mendapat santunan ada 81 orang muslim dan 4 orang non muslin. Tanpa pengecualian, semua mendapat santunan," kata Deny.

Adapun selama Ramadan 1440 H ini, Rutan Wates juga memberi pendidikan keagamaan pada warga binaannya dengan formula khusus.

Antara lain salat tarawih, tadarusan, pesantren kilat, kultum, ceramah, hingga lomba adzan.

"Slogannya, lebih baik terpaksa masuk surga daripada ikhlas masuk neraka," imbuh Deny.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved