Gunungkidul

Polres Gunungkidul Musnahkan Ribuan Miras

Selain melakukan pemusnahan ribuan minuman keras Polres Gunungkidul juga melakukan gelar pasukan untuk mengamankan pemudik maupun wisatawan.

Polres Gunungkidul Musnahkan Ribuan Miras
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto Pangaribowo
Anggota Polres Gunungkidul saat memusnahkan berbagai jenis minuman keras di halaman belakang Polres Gunungkidul, Selasa (28/5/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Polres Gunungkidul musnahkan ribuan botol miras yang didapat dari gelaran Operasi Mantap Brata dan operasi selama bulan puasa.

Minuman keras yang dimusnahkan dari berbagai jenis seperti anggur merah, vodka, ciu, dan whisky.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady menuturkan, kegiatan penyitaan minuman beralkohol bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kenakalan remaja dan juga antisipasi terjadinya tindak kejahatan.

Dua Rekomendasi Brand Fashion Lokal Kekinian

"Kita akan terus melakukan razia minuman keras untuk menciptakan situasi yang kondusif selama bulan puasa maupun menjelang Idulfitri," kata Ahmad pada Tribunjogja.com, Selasa (28/5/2019).

Selain melakukan pemusnahan ribuan minuman keras Polres Gunungkidul juga melakukan gelar pasukan untuk mengamankan pemudik maupun wisatawan liburan Idulfitri.

Polres Gunungkidul menyiapkan 799 personil gabungan yaitu dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, Satpol PP, SAR.

Operasi Ketupat Progo sendiri akan digelar pada 29 Mei hingga 10 Juni 2019.

Jelang Lebaran, DPUPRKP Gunungkidul Perbaiki 13 Titik Jalan Rusak

"Kami juga membangun tujuh Pos Pengamanan dan layanan, pos tersebut berada di Pospam Hargodumilah, Siyono, Pasar Argosari, Terminal Wonosari, Kecamatan Semin, Pantai Baron dan Pantai Pulang Syawal," paparnya.

Selain menyediakan tujuh pos pengamanan dan layanan, Polres Gunungkidul juga membangun 23 pospam wisata yang tersebar di lokasi-lokasi wisata seperti Goa Cerme, Watu Gupit, Pantai Gesing, Ngobaran, Ngrenehan, Nguyahan, Baron, Pok Tunggal, Sri Getuk.

Ahmad Fuady menghimbau kepada para pemudik maupun wisatawan untuk berhati-hati jika memasuki area Gunungkidul mengingat kontur geografis Gunungkidul yang naik turun serta banyak tikungan tajam.

"Patuhi marka jalan, rambu-rambu lalu lintas, kalau tidak benar-benar mengetahui medan jalan Gunungkidul jangan pacu kendaraan pada kecepatan tinggi. Kami juga menghimbau kepada para pemudik untuk menghindari jalur-jalur alternatif yang berbahaya seperti di tanjakan Bundelan," tutupnya. (*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved