Sains

Ahli dari AS Ciptakan Robot yang Bisa Lawan Kanker

Robot ini dikendalikan dengan mesin seluler via cahaya, sehingga geraknya dapat ditentukan secara presisi, untuk membantu pengantaran obat pada sel

Ahli dari AS Ciptakan Robot yang Bisa Lawan Kanker
via Kompas.com
Robot biohybrid yang mampu berubah bentuk dikendalikan melalui paparan cahaya inframerah. Robot ini dikembangkan untuk membantu pengantaran obat menuju sel spesifik dalam tubuh, seperti sel kanker 

TRIBUNJOGJA.COM – Terinspirasi dari serial mainan produksi Hasbro, Transformers, para para peneliti dari Thayer School of Engineering, Dartmouth College dan City University of Hong Kong mengembangkan robot yang dapat berubah bentuk untuk mengarungi tubuh manusia.

Robot ini dikendalikan dengan mesin seluler via cahaya, sehingga geraknya dapat ditentukan secara presisi, untuk membantu pengantaran obat pada sel target.

Untuk menciptakan robot ini, peneliti mengombinasikan rekayasa jaringan jantung, struktur sayap hasil printer 3D, serta gel sensitif cahaya, sehingga dihasilkan robot lunak dengan kemampuan navigasi dan manuver presisi, serta dapat bergantian dari mode stasioner ke mode gerak dalam waktu singkat.

Robot Kolibri Ini Diciptakan untuk Misi Penyelamatan

Robot dapat berubah bentuk saat terpapar cahaya inframerah, sehingga mengakibatkan robot untuk dapat bergerak lebih cepat menembus lingkungan basah seperti aliran darah.

Kemampuan ini meningkatkan efektifitas kerja robot untuk dapat berfungsi pada lingkungan yang non konvensional, seperti dalam tubuh makhluk hidup.

Robot ini merupakan hasil kerja sama antara City University of Hong Kong, yang mendesain dan melakukan tes performa awal, dengan Dartmouth College, yang menganalisis secara numerik dan mekanis mengenai desain tersebut agar didapat robot yang bekerja secara optimal.

"Dengan teknologi ini, kita dapat menciptakan robot yang dapat bertransformasi dengan kemampuan manuver tinggi. Inspirasi kita mungkin datang dari mainan yang memiiki beragam konfigurasi dan fungsi, tapi robot yang dihasilkan sama sekali bukan mainan, ini dapat menentukan dan mengubah hidup seseorang," ujar Zi Chen, asisten profesor dari Dartmouth College, dilansir dari EurekAlert, Rabu (15/5/2019).

Boneka Robot Pemuas Nafsu Jepang, Pelanggan Bebas Pilih Baju Selama Kencan

Untuk dapat berfungsi secara efektif, robot generasi baru ini harus bersifat efisien dari segi energi dan sanggup merespon rangsangan yang berbeda, seperti cahaya atau panas.

Gerak robot ini terinspirasi dari pergerakan sirip ekor paus saat berenang.

Struktur mirip sirip paus diaplikasikan sebagai sayap robot, lalu dilapisi dengan sel otot jantung.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved