Otomotif

Metamorfosis Astrea Star menjadi C70

Modifikasi motor atau kustom motor bisa diibaratkan seperti bermain sulap.

Tayang:
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Penampakan Honda Astrea C86 setelah dimodifikasi menjadi C70. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Modifikasi motor atau kustom motor bisa diibaratkan seperti bermain sulap.

Motor dengan tampilan awal standar bawaan pabrik bisa dibuat sesuai gaya yang dikehendaki yang desainnya jauh berbeda dengan aslinya. 

Kali ini, motor bebek lawas Honda Astrea C86 pabrikan tahun 1992 disulap sehingga berpenampilan seperti Honda C70. 

Stevanus Endra Setyawan adalah pemiliknya. Endra memang salah satu penggemar motor klasik. Salah satu koleksinya ini ia modif menjadi C70 atau lazim disebut Pitung.

Setelah melalui berbagai proses di bengkel kustom kepercayaan, tampilan Honda Astrea C86 nyaris tak berbekas.

Warna kuning dipilih Endra menjadi warna bodi motor yang aslinya berwarna hitam ini. Kuning dipilih lantaran menurut Endra sangat cocok dengan karakter klasik dan ceria yang ingin ditampilkan pada motor ini.

Ciptakan Produk Diet dari Pengalaman Pribadi

Kesan chic memang langsung terlihat dari motor ini. Stylish dan retro berpadu membuat karakter motor ini lebih kuat. Fairing klasik yang menjadi ciri khas tampilan C70 berwarna putih membuat perpaduan warna yang bisa disebut sangat kekinian, fashionable.

Motor ini juga bisa disebut Instagramable karena sangat cocok untuk objek foto kekenian. 

Saat melintas di jalanan, motor bebek klasik yang sudah dikustom kerap menyita perhatian pengguna jalan lainnya.

Penampakkan motor bebek klasik yang usianya ada 27 tahun ini menjadi semakin menarik setiap pasang mata yang melihatnya lantaran jauh berbeda dengan wajah motor bebek masa kini.

"Motor ini memang dipakai harian. Kenapa memilih dibikin menjadi C70 karena saya memang suka penampilan dan karakter motor Pitung yang menurut saya sangat retro ini," kata Endra.

Seperti lazimnya motor Honda C70 orisinil, semua part motor Astrea C86 sudah disulap. Ekor atau bodi bagian belakang memanjang sesuai ciri khas C70.

YK Brass Ensemble Sajikan Harmoni Alat Musik Tiup

Lampu depan, rack depan besi hingga stiker motor semua identik dengan penampilan asli Honda C70.

Menurut Endra, untuk mencari motor orisinil C70 saat ini memang semakin sulit. Bagi penggemar motor bebek seri ini, salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan memodifikasi bebek lawas dengan gaya Honda C70 ini.

"Banyak yang modifikasi ke C70 dengan basic beragam jenis bebek lawas. Mulai dari Astrea Star, prima, C50, C90 hingga 800," kata Endra.

Endra menambahkan, beberapa penggemar modifikasi motor bebek klasik memadukan teknologi dan part kekinian.

Alasannya adalah untuk menambah kenyamanan saat berkendara. Misalnya memilih menggunakan pelek racing daripada pelek jari jari yang menjadi ciri khas motor bebek lawas.

Namun Endra pada motornya kali ini tetap mempertahankan pelek jari jari karena menjadi satu ciri khas tampilan bebek klasik.

Sementara itu di bagian jok rata rata juga menggunakan jok sambung sesuai desain asli C70. Untuk bagian knalpot juga menggunakan jenis yang memanjang ramping.

Sedangkan untuk bagian mesin tidak mengalami perombakan sama sekali, hanya memastikan kinerja mesin tetap normal.

Tips Perawatan Motor Bebek Lawas

Merawat motor bebek lawas memang butuh ketekunan. Terutama merawat mesin karena sudah berusia puluhan tahun. Namun bukan berarti merawat bodi motor tidak kalah penting.

Endra menuturkan, perawatan bodi penting dilakukan apalagi dengan bodi motor bebek lawas yang rata rata masih terbuat dari besi. Ada baiknya membersihkan rutin setiap hari sebelum dan setelah pemakaian agar bodi terawat, enak dipandang dan menghindari korosi.

"Cukup membersihkan dengan lap basah dan lap kering dibagian bodi. Lalu bisa dengan pemoles cara agar cat terlindungi dari cuaca yang bisa membuat korosi datang lebih dini," terang Endra.

Setelah bodi, perawatan mesin adalah wajib. Terutama oli, aki dan busi. Sebaiknya selalu mengecek oli sesering mungkin agar kualitas oli yang digunakan tetap terjaga dan baik untuk mesin motor yang tergolong sudah usang.

Bohemian Midnight Shopping di Hartono Mall Beri Diskon hingga 70 Persen

Misalnya, bila motor bebek keluaran pabrik terbaru setiap 2000 km ganti oli, sebaiknya motor bebek lawas lebih cepat dari pada itu, misal di angka 1000 km atau 1500 km.

Bagian tak kalah penting adalah karburator motor dan busi. Seringkali motor mengalami macet tak mau dinyalakan lantaran busi basah oleh BBM. Ada baiknya di dalam jok motor menyediakan busi cadangan agar bila sewaktu waktu ngadat bisa segera diganti.

"Jangan lupa lakukan servis berkala di bengkel kepercayaan masing masing agar selalu mengerti kondisi motor bebek yang dikendarai sehingga saat berkendara mendapatkan kenyamanan karena semua bagian motor bekerja dengan maksimal," imbuh Endra. (Tribunjogja I Yudha Kristiawan)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved