Kriminal

Istri Diganggu, Suami Ancam Pelaku dengan Pedang

Kapolsek Gedongtengen, Kompol Khundori menceritakan DSS berselisih paham dengan PR lantaran PR diduga menggangu istri DSS.

Istri Diganggu, Suami Ancam Pelaku dengan Pedang
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Kriminalitas 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tampaknya DSS (37) harus merasakan dinginnya penjara saat lebaran nanti.

Bukan tanpa alasan, warga Kadipaten, Kraton tersebut diamankan polisi karena kedapatan membawa senjata tajam jenis pedang.

Kapolsek Gedongtengen, Kompol Khundori menceritakan DSS berselisih paham dengan PR lantaran PR diduga menggangu istri DSS.

DSS pun kemudian mencari PR di sekitar Sosrowijayan, Gedongtengen.

Karena merasa tak terima istrinya diganggu, DSS melakukan pengancaman dengan sebilah pedang.

Rahasia Kekuatan Pedang Damaskus, Pedang yang Mampu Merobek Baju Besi

"Kejadian Minggu dini hari, sekitar pukul 02.00. Jadi antara pelaku itu terjadi kesalahpahaman. Pelaku dan PR sudah saling kenal,jadi sudah tahu. Pelaku merasa tidak terima dan marah karena istrinya diganggu, kemudian melakukan pengancaman," katanya, Minggu (26/5/2019).

Pelaku sempat hendak menyerang, namun PR berhasil melarikan diri.

Tak lama kemudian warga menghubungi Polsek Gedongtengen dan melaporkan ada seseorang yang membawa senjata tajam.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Polsek Gedongtengen langsung mendatangi lokasi kejadian.

"Warga telpon katanya ada seseorang yang bawa senjata tajam. Petugas langsung mendatangi lokasi kejadian. Saat itu pelaku masih membawa senjata tajam, tetapi kemudian berhasil diamankan bersama dengan barang bukti. Tidak ada korban," lanjutnya.

Rahasia di Balik Baju Perang Kavaleri yang Mampu Menahan Tebasan Pedang

Barang bukti yang diamankan oleh petugas adalah sebilah senjata tajam jenis pedang dengan ukuran 40cm.

Saat ini pelaku ditahan di Polsek Gedongtengen.

Pelaku dijerat dengan Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang membawa senjata tajam di muka umum tanpa izin dari yang berhak. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved