Bantul

Dinkes Bantul Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyakit Anthrax

Meski belum ditemukan anthrax di wilayahnya, namun Dinas Kesehatan Bantul terus meningkatkan kewaspadaan.

Dinkes Bantul Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyakit Anthrax
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Bantul, Agus Triwidyantara mengatakan sejauh ini belum ada temuan gejala penyakit anthrax di Kabupaten Bantul.

Namun demikian, pihaknya mengaku terus meningkatkan kewaspadaan baik saat ini maupun hingga saat hari raya nanti.

"Kami sudah siapkan tim survailans. Misalnya, ada dugaan di suatu tempat ada orang yang mungkin tertular anthrax. Tim survailans Kabupaten Bantul akan segera melakukan penyelidikan epidemiologi," kata Agus pada Tribunjogja.com.

Dua Rekomendasi Brand Fashion Lokal Kekinian

Penyelidikan epidemiologi menurutnya sangat penting untuk memastikan kebenaran dari dugaan kasus tersebut.

Penyidikan epidemologi merupakan suatu upaya untuk melakukan pengamatan dari kasus-kasus penyakit yang ada. Bagaimana proses penularannya.

"Kita ingin memastikan. Apakah benar itu terjadi disebabkan karena penyakit menular atau tidak. Caranya dengan melakukan penyelidikan epidemiologi itu," terangnya.

Waspadai Anthrax, DPPKP Bantul Perketat Jalur Distribusi Hewan ke Bantul

Selain tim dari survailans, pencegahan terhadap anthrax Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul juga melibatkan tim dari berbagai puskesmas di 17 kecamatan.

Apabila ada gejala awal penyakit langka tersebut bisa segera dideteksi. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved