Bantul

Pukul Bende, Bupati Suharsono Launching Kegiatan Hari Jadi Kabupaten Bantul Ke-188

Bupati Bantul Drs.H. Suharsono melakukan launching kegiatan hari jadi Kabupaten Bantul yang ke-188 di Gedung Induk Parasamya, Jumat (24/5/2019).

Pukul Bende, Bupati Suharsono Launching Kegiatan Hari Jadi Kabupaten Bantul Ke-188
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Bupati Bantul Drs Suharsono didampingi Wakil Bupati Abdul Halim Muslih memukul Bende tiga kali sebagai tanda launching kegiatan hari jadi pemerintah kabupaten Bantul ke-188 di gedung induk Parasamya, Jumat (24/5/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul Drs.H. Suharsono melakukan launching kegiatan hari jadi Kabupaten Bantul yang ke-188 di Gedung Induk Parasamya, Jumat (24/5/2019).

Launching kegiatan yang dihadiri segenap Kepala OPD, Forkompimda dan tamu undangan ini merupakan bagian dari persiapan--meliputi pembentukan kepanitiaan--untuk menyambut rangkaian kegiatan dan puncak hari jadi Bumi Projotamansari yang jatuh pada 22 Juli 2019 mendatang.

Di hadapan tamu undangan, Suharsono berpesan kepada segenap pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul untuk meningkatkan semangat gotong-royong dan kerjasama.

Hal itu bertujuan untuk mempercepat pencapaian visi misi pemerintahan Bantul yang Bersih, Sehat, Cerdas, dan Sejahtera.

Tahun Ini, Pemkab Bantul Bangun Miniatur Makam Raja Sebagai Ikon Kecamatan Imogiri

Disampaikan olehnya bahwa pembangunan di Bantul tidak sekedar tanggungjawab dari setiap bidang OPD. Namun program harus dilaksanakan dengan saling membantu supaya lebih optimal.

Ia mencontohkan, sektor wisata tidak hanya berada ditangan Dinas Pariwisata saja, namun materi pendukung seperti akses jalan harus pula didukung oleh OPD lain seperi DPUPKP dan Dinas Perhubungan.

Kegiatan kepariwisataan juga akan sangat membutuhkan Dinas Kebudayaan.

"Sehingga membangun Bantul harus kerjasama dan bisa saling gotong-royong," ujar dia.

Jaringan Pengelola Sampah Mandiri Kabupaten Bantul Perluas Jaringan Hingga ke Dusun

Kabupaten Bantul tahun ini menginjak usia ke-188, bagi Suharsono, bukan usia yang muda lagi. Perlu ada evaluasi dan koreksi. Apa yang masih kurang dan perlu dibenahi.

Ia menyebutkan usia yang tidak muda, kalau diibaratkan orang, maka harus disertai dengan tumbuhnya sikap kedewasaan.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved