Bantul

Perbaikan Jembatan Niten Belum Rampung, Dishub Bantul Masih Berlakukan Jalur Alternatif Saat Lebaran

Jalur alternatif yang disediakan yakni dari arah utara atau dari arah ringroad, bisa melalui perempatan Madukismo ke selatan.

Perbaikan Jembatan Niten Belum Rampung, Dishub Bantul Masih Berlakukan Jalur Alternatif Saat Lebaran
Tribun Jogja/ Amalia Nurul Fathonaty
Jembatan Niten diperbaiki, polisi lakukan rekayasa lalin diberlakukan di beberapa titik, Selasa (19/3/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Perbaikan Jembatan Niten yang berada di Jalan Bantul masih belum rampung.

Dipastikan lalu lintas saat libur Lebaran nanti masih mengandalkan jalur alternatif di sebelah timur dan barat.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul, Aris Suharyanta mengatakan jalur alternatif yang disediakan yakni dari arah utara atau dari arah ringroad, bisa melalui perempatan Madukismo ke selatan.

"Kemudian yang dari arah utara bisa di sebelah utara Pasar Niten ke arah timur. Dari arah timur bisa terus ke selatan. Ke timur ini lebih banyak jalur alternatifnya," jelasnya saat jumpa pers persiapan mengahadapi Lebaran, Jumat (24/5/2019).

Dua Rekomendasi Brand Fashion Lokal Kekinian

Aris melanjutkan, meski belum ada informasi resmi, perbaikan jembatan dipastikan selesai lebih lama dari waktu yang ditentukan.

"Jembatan direncanakan selesai 180 hari. Dari sejak Februari lalu dan terakhir H-10 Lebaran. Tapi kami dapat informasi tidak resmi dari DPU ada komunikasi dengan pusat itu nanti mundur. Karena otomatis Lebaran pekerjanya juga libur," jelasnya.

Disinggung soal masyarakat yang turun mengatur lalu lintas di jalan alternatif, Aris mengaku ada beberapa yang mengambil keuntungan dari situasi yang ada.

Namun, secara umum Dishub merasa terbantu dengan adanya masyarakat yang berinisiatif mengatur lalu lintas.

Pada jelang libur Lebaran ini, Dishub juga akan melakukan pantauan ke jalur alternatif tersebut.

"Perkiraan kita, puncak arus mudik di H-3, kemudian tempat wisata mulai padat H-3 juga," jelasnya.

Sambut Lebaran, Polres Bantul Siapkan 1 Posyan dan 5 Pospam

Pantauan tersebut sekaligus memantau masyarakat yang turut mengatur lalu lintas di beberapa titik jalur alternatif.

"Karena ini sifatnya darurat dan kami memandang ini positif, sehingga adanya itu membantu. Itu sifatnya sementara jadi kami persilakan," ujarnya.

Senada, Kepala Bidang Lalu lintas Dishub Bantul, Agus Jaka Sunarya menyebut, keberadaan masyarakat untuk mengatur lalu lintas ini sangat membantu untuk kelancaran lalu lintas.

"Namun, kami pernah menyampaikan, bahwa imbalan itu sukarela jadi tidak ada patokannya. Terpaksanya tidak memberi pun tidak apa-apa," tuturnya.

"Warga juga demikian, warga melakukan kegiatan tersebut karena terjadi kemacetan dan kecelakaan sehingga warga berinisiatif agar tidak terjadi lagi," lanjutnya. (*)

Penulis: amg
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved