Breaking News:

Pengakuan Pedagang Dilokasi Kerusuhan 'Rokok, Minuman, Mi, Kopi, Semua Diambil'

Warung warung dan pedagang yang berada di sekitar lokasi bentrokan habis dijarah massa bahkan dibakar

Editor: Iwan Al Khasni
Kolase Kompas.com /Ardito Ramadhan D dan Kompas TV
Usma, pemilik warung di Jalan KH Wahid Hasyim menutup warungnya yang dijarah massa. 

Dua orang karyawannya tampak memunguti sisa-sisa pecahan kaca yang bertebaran di lantai.

Ia mengatakan, warungnya terpaksa tutup sementara akibat kerusakan yang dialaminya.

Pasca kejadian ini, Rajab hanya bisa mengikhlaskan dagangan dan barang barangnya yang dijarah massa dan akan mulai membangun usaha lagi.

"Berusaha cari modal dulu, libur dulu. Mungkin bukan rezeki kami ini, sudah ikhlas lah," ujar Rajab.

Selain Rajab, hal serupa juga dialami seorang pedagang mi ayam di lokasi yang sama.

Usma (64), seorang pedagang di Jalan KH Wahid Hasyim, tampak terduduk lesu di atas warung kecilnya.

Usma, pemilik warung di Jalan KH Wahid Hasyim menutup warungnya yang dijarah massa.
Usma, pemilik warung di Jalan KH Wahid Hasyim menutup warungnya yang dijarah massa. (KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

Aksi anarkis massa pada Rabu (22/5/2019) malam ikut merugikan Usma yang sudah puluhan tahun berdagang di Jalan KH Wahid Hasyim.

Rokok dan minuman dagangannya ludes dijarah massa yang mengamuk.

"Rugi kurang lebih Rp 20 juta. Yang diambil rokok sama minuman dagangan. Rokok sisa dua bungkus dari awalnya banyak slop," kata Usma.

Usma mengisahkan, penjarahan itu terjadi pada Rabu tengah malam.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved