Kota Magelang

Pemkot Magelang Siapkan Sanksi Bagi Perusahaan yang Tidak Berikan THR Sesuai Aturan

Pemkot Magelang Siapkan Sanksi Bagi Perusahaan yang Tidak Berikan THR Sesuai Aturan

Pemkot Magelang Siapkan Sanksi Bagi Perusahaan yang Tidak Berikan THR Sesuai Aturan
Istimewa
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Magelang, Gunadi Wirawan. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Magelang diimbau untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR), paling lambat H-7 lebaran.

Dari data yang dimiliki Dinas Tenaga Kerja Kota Magelang, saat ini ada 333 perusahaan dan 11.600 karyawan yang ada di Kota Magelang.

Untuk pembayaran THR ini, Dinas Tenaga Kerja akan melakukan pengawasan secara langsung dan menyiapkan sanksi bagi perusahaan yang tidak patuh.

"Kami imbau agar perusahaan di Kota Magelang dapat memberikan THR kepada para pekerjanya paling lambat hari minus tujuh lebaran," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Magelang, Gunadi Wirawan, Jumat (24/5/2019).

Pemkab Gunungkidul Cairkan THR PNS Senilai Rp38,4 Miliar, Bulan Juli Pencairan Gaji ke-13

Dikatakan Gunadi, sesuai aturan, THR diberikan kepada karyawan yang bekerja minimal tiga bulan. Besarannya sesuai dengan waktu bekerja. Untuk karyawan yang bekerja lebih dari setahun akan diberikan sekali gaji. Di bawah setahun, disesuaikan dengan lama bekerja.

Ia mengatakan, tak semua perusahaan diwajibkan membayar penuh THR. Disnaker akan menerapkan sisi toleransi kepada perusahaan yang memang belum mampu membayarkan THR sesuai besaran upah minimum kota (UMK) sebesar Rp1.707.000. Hal ini karena banyak perusahaan di Kota Magelang yang berada di kalangan menengah dan usaha kecil. (Tribunjogja I Rendika Ferri Kurniawan)

Penulis: rfk
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved