Gunungkidul

Antisipasi Penularan Anthrax ke Manusia, Dinas Kesehatan Gunungkidul Screening Warga Selama 60 Hari

Antisipasi Penularan Anthrax ke Manusia, Dinas Kesehatan Gunungkidul Screening Warga Selama 60 Hari

Antisipasi Penularan Anthrax ke Manusia, Dinas Kesehatan Gunungkidul Screening Warga Selama 60 Hari
Tribun Jogja/Rendika F
Peternak dan Pedagang Ternak di Pasar Hewan Siyono Harjo, Playen, Gunungkidul, Kamis (19/1/2017) memastikan kondisi kesehatan sapi ternaknya. Mereka khawatir ternak mereka ikut tertular antraks. 

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk mencegah penyebaran bakteri antraks yang ditemukan di RT 3 Dusun Grogol 4, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo.

Selain membatasi lalu lintas hewan ternak di daerah tersebut, pemkab melalui Dinas Kesehatan juga melakukan antisipasi jangan sampai antraks menular ke manusia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty menyampaikan bentuk antisipasi yang dilakukan oleh Dinkes adalah melakukan screening atau pemantauan langsung kepada masyarakat di Grogol 4, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo.

"Screening tidak dilakukan kepada semua masyarakat tetapi hanya masyarakat yang kontak langsung dengan hewan ternak yang positif mengidap antraks, kalau jumlah total tidak terlalu banyak tidak mencapai puluhan," ucapnya, saat ditemui Tribunjogja, Jumat (24/5/2019).

Antisipasi Anthrax, DPPKP Awasi Distribusi Hewan ke Wilayah Bantul

Ia menjelaskan tidak semua masyarakat dilakukan screening karena untuk menjaga situasi tetap kondusif.

"Kami akan terus memantau perkembangannya melalui survailans kami. Proses inkubasi (proses masuknya kuman hingga timbul gejala) waktunya bermacam-macam dari seminggu hingga 60 hari, maka kami ambil waktu terlama untuk melakukan screening kepada masyarakat," paparnya.

Dirinya menambahkan Sabtu esok akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar untuk bagaimana cara mencegah antraks menulari manusia. (Tribunjogja I Wisang Seto Pangaribowo)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved