Sleman

Seluruh Desa di Kabupaten Sleman Ditetapkan jadi Kawasan Layak Anak

Seluruh Desa di Kabupaten Sleman Ditetapkan menjadi Kawasan Layak Anak

Seluruh Desa di Kabupaten Sleman Ditetapkan jadi Kawasan Layak Anak
Tribun Jogja/Alexander Ermando
Kepala DP3AP2KB Sleman Mafilindati Nuraini 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - 86 desa yang ada di Kabupaten Sleman dinyatakan sebagai Kawasan Layak Anak pada 2019 ini. Status tersebut diberikan oleh DP3AP2KB Sleman.

Kepala DP3AP2KB Sleman Mafilindati Nuraini mengatakan jumlah desa layak anak meningkat pesat dibanding tahun lalu.

"Kalau di 2018 kan baru 69 desa. Sekarang sudah 86 desa, di mana artinya 100 persen Kabupaten Sleman sudah layak anak," jelas Linda di ruangannya, Kamis (23/05/2019) siang.

Menurut Linda, status tersebut diberikan melalui proses deklarasi yang dilakukan dengan gencar sejak awal 2019. Deklarasi dan sosialisasi dilakukan di tiap kecamatan.

Penataan Malioboro Diharapkan Matang dan Jangan Timbulkan Parkir Liar

Kasus Antraks di Gunung Kidul, Pemkab Kulon Progo Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan Ternak

Tiap kecamatan kemudian mengarahkan seluruh desa yang ada di wilayahnya untuk berkomitmen membentuk Kawasan Layak Anak. Pembentukan diarahkan secara fisik dan non fisik.

"Kami imbau mereka agar APBDes diarahkan sebagian untuk membangun infrastruktur ramah anak. Minimal harus ada ruang bermain anak," papar Linda.

Selain desa, Linda juga menyebut 528 sekolah jenjang SD-SMP di Sleman dirintis untuk menjadi Sekolah Ramah Anak (SRA). Saat ini, 70 atau 10 persen di antaranya sudah memiliki sertifikat SRA tersebut.

Ini artinya, masih 458 SD-SMP di Sleman yang masih berstatus rintisan SRA.

"Namun kami terus upayakan supaya 458 sekolah ini juga bisa mendapatkan sertifikat SRA, terutama pada tahun ini," kata Linda. (Tribunjogja I Alexander Ermando)

Penulis: Andrei Bhayu
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved