Kota Yogya

Pemkot Yogya Dorong Pelaku Industri Rumah Tangga Urus PIRT

Sejak Januari hingga Mei, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mencatat ada 36 usaha kuliner yang mengurus nomor Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Pemkot Yogya Dorong Pelaku Industri Rumah Tangga Urus PIRT
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi bersama pihak Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta saat memberikan arahan dalam penyuluhan keamanan pangan PIRT. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sejak Januari hingga Mei, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mencatat ada 36 usaha kuliner yang mengurus nomor Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Kepala Bidang Regulasi dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Ariyani mengatakan hampir setiap bulan, ada industri rumah tangga yang mengurus nomor PIRT.

Ia mendorong industri kuliner, khususnya kue kering dapat segera mengurus nomor PIRT. Apalagi menjelang Lebaran,permintaan kue kering pasti meningkat.

Dinas Pertanian dan Ketahanan DIY Minta Peternak Jaga Kebersihan dan Kesehatan Ternak

Jaringan Pengelola Sampah Mandiri Kabupaten Bantul Perluas Jaringan Hingga ke Dusun

"Nomor PIRT itu semacam izin edar, tetapi untuk industri rumah tangga. Tentu kami mendorong industri kuliner rumah tangga untuk mengurus nomor PIRT, apalagi kue kering. Itu termasuk yang wajib mengurus nomor PIRT," katanya, Kamis (23/5/2019).

"Setiap bulan selalu ada yang mengurus, bahkan cenderung meningkat menjelang Lebaran ini. Bulan ini sudah ada 11 yang dalam proses. Tentu harus kita dorong terus," sambungnya.

Ia mengungkapkan bahwa memiliki nomor PIRT sangat penting. Dengan adanya nomor PIRT dalam kemasan, dapat meningkatkan pemasaran produk. Bahkan produk-produk kuliner bisa masuk ke toko oleh-oleh, sehingga dapat meningkatkan pemasukan. (Tribunjogja I Christi Mahatma Wardhani)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved