Sport

Jelang Porda DIY 2019, Empat Cabor Belum Pastikan Venue

Ketua Umum (Ketum) KONI DIY, Djoko Pekik Irianto mengatakan, keempat venue tersebut yakni gateball, hoki, balap sepeda, serta menembak.

Jelang Porda DIY 2019, Empat Cabor Belum Pastikan Venue
istimewa
Ketua Umum (Ketum) KONI DIY, Djoko Pekik Irianto, saat memantau kesiapan komplek Stadion Mandala Krida, Kamis (23/5/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sedikitnya empat cabang olahraga (cabor) yang bakal dipertandingkan di Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2019 mendatang belum mendapat kepastian perihal venue.

Padahal, multi sport event tingkat provinsi itu, mulai bergulir Oktober nanti.

Ketua Umum (Ketum) KONI DIY, Djoko Pekik Irianto mengatakan, keempat venue tersebut yakni gateball, hoki, balap sepeda, serta menembak.

Walau begitu, ia mengungkapkan, dari Pengda cabor telah menyiapkan beberapa opsi, andai venue benar-benar tidak siap. 

Jelang Porda DIY 2019, Administrasi 75 Atlet Masih Bermasalah

"Lapangan Kridosono dulu rencananya untuk gateball, tapi ternyata tidak representatif. Tapi, memang sudah ada gambaran akan dipindahkan ke tempat lain. Lalu, balap sepeda, masih mau pakai antara Turgo, atau Mangunan," katanya, seusai memantau kesiapan komplek Stadion Mandala Krida, Kamis (23/5/2019).

Sedangkan untuk menembak, terdapat tiga opsi venue, di antaranya yakni Puro Pakualaman, serta Lapangan AAU.

Selanjutnya, untuk cabor hoki, sampai sejauh ini masih dipertimbangkan, apakah akan menggunakan Lapangan Minggiran, atau SMA Pangudiluhur.

Pemkot Yogya Minta KONI Segera Tetapkan Veneu Porda 2019

"Pengda selaku technical delegate, kami minta segera memastikan. Kalau kondisi sekarang tinggal beberapa bulan nggak mungkin, digeser. Pak Walikota inginnya memang sebisa mungkin di Kota, tapi kalau nggak bisa, ya mau apalagi," cetusnya.

Lebih lanjut, Djoko menyampaikan, pengecekan venue ini merupakan yang pertama dari pihaknya, terutama untuk sejumlah cabor yang lokasi pertandingannya belum permanen.

Ia berharap, dari kunjungan ini, nantinya akan muncul evaluasi dan diketahui kekurangannya. 

"Ya, kalau memang ada kekurangan, kekurangannya apa, akan coba kita benahi bersama KONI Kota selaku penyelenggara," ucap Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNY tersebut.

Forki Yogya Optimis Tingkatkan Raihan Medali di Porda DIY XV-2019

Kemudian, lanjut Djoko, sekitar dua minggu menjelang pembukaan, KONI DIY akan kembali mendatangi venue untuk mengecek kepastiannya, apakah sudah siap 100 persen, atau belum.

Namun, ia berharap, dalam tahap itu, kesiapan venue sudah tidak bermasalah lagi.

 "Kunjungan pertama ini sebagai opsi, misalnya tidak siap, ya pindahnya kemana. Sehingga, harapan kami, dalam kunjungan kedua nanti, sudah tidak ada lagi opsi untuk perpindahan," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: aka
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved