Ian Pilih Meledakkan Rumahnya Supaya Tak Jatuh ke Tangan Mantan Istri

Seorang pria di Inggris bernama Ian Clowes (68) melakukan aksi nekat dengan meledakan rumahnya sendiri karena tak rela jatuh ke tangan mantan istri

Ian Pilih Meledakkan Rumahnya Supaya Tak Jatuh ke Tangan Mantan Istri
BNPS
Ian Clowes meledakan rumahnya sendiri karena tak ingin rumah tersebut jatuh ke tangan mantan istrinya, Elaine. 

Ian menempati lantai dua, sementara mantan istrinya tinggal di lantai bawah.

Namun Ian, yang bekerja sebagai tukang bersih-bersih, mengalami kesulitan keuangan, hingga harus kehilangan hak atas kepemilikan rumahnya.

Pengadilan akhirnya mengeluarkan putusan yang mengizinkan Elaine untuk mendapatkan kendali atas bangunan di Poole, Dorset itu dengan membayar 65.000 poundsterling (sekitar Rp 1,1 miliar) kepada mantan suaminya.

Elaine berencana untuk menjual lantai dua bangunan tersebut, sementara ia tetap tinggal di lantai dasar. Namun rencana itu membuat Ian kesal.

Ian pun disebut berencana menghancurkan rumah itu. Dua hari sebelum insiden ledakan, dia terlihat membawa dua tabung gas ke rumahnya.

Padahal, seluruh peralatan di rumahnya tidak ada yang membutuhkan gas karena elektronik.

Hingga akhirnya, pada 22 Oktober tahun lalu, insiden ledakan itu terjadi.

Ledakan membuat Elaine tertimbun reruntuhan, namun berhasil diselamatkan. Sementara Ian mengalami luka bakar serius dan harus dirawat di rumah sakit setelah jatuh koma selama lima hingga enam minggu.

"Dia mengalami luka bakar hingga 30 persen tubuhnya dan koma selama lima atau enam minggu. Dia dirawat di rumah sakit hingga Januari," ujar jaksa penuntut Stuart Ellacott.

Sementara pengacara pembela Robert Gray, menyebut Ian tidak bermaksud untuk melukai siapa pun apalagi mempertaruhkan nyawa hingga menderita luka bakar dan koma.

Halaman
123
Editor: mon
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved