Kota Yogya

Yunianto Minta Warga Tidak Belanja Berlebihan

Pelaksana tugas Kepala Disperindag Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono memastikan bahwa stok kebutuhan pokok di Kota Yogyakarta mencukupi.

Yunianto Minta Warga Tidak Belanja Berlebihan
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Pedagang bawang putih dan merah di Pasar Beringharjo Kota Yogyakarta, Selasa (14/5/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Harga komoditas di Pasar Beringharjo Yogyakarta cenderung stabil.

Pelaksana tugas Kepala Disperindag Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono memastikan bahwa stok kebutuhan pokok dan komoditas lain di Kota Yogyakarta mencukupi.

Oleh sebab itu ia meminta masyarakat untuk tidak belanja berlebihan. Kekhawatiran masyarakat akan kelangkaan, dengan berbelanja berleihan bisa jadi salah satu penyebab kenaikan harga.

Pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan harga komoditas pasar. Satu di antaranya adalah mengintensifkan pemantauan di pasar tradisional bersama dengan stakeholder terkait.

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, UGM Perpanjang Kemitraan dengan Tanoto Foundation

"Masyakat tidak perlu cemas, tidak perlu khawatir. Bahan pokok di Kota Yogyakarta aman. Tidak ada kelangkaan-kelangkaan. Kami bekerjasama dengan stakeholder terkait, seperti Bulog, Bank Indonesia, melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Jadi masyarakat tidak perlu cemas,"katanya saat ditemui di Pasar Beringharjo, Rabu (22/5/2019).

Ia menyatakan bahwa beberapa komoditas di Pasar Bringharjo cenderung turun. Seperti bawang putih, yang semula menyentuh harga Rp60ribu per kilogram, kini hanya kisaran Rp28ribu.

"Sekarang malah hampir semua cenderung turun. Kemarin bawang putih sempet naik sampai Rp60ribu, sekarang turun Rp28ribu, jauh banget. Telur juga kemarin sempat naik, sekarang berangsur-angsur turun. Harga saat ini cenderung stabil, daging juga stabil,"sambungnya.

Dishub Prediksi Kendaraan yang Masuk ke Sleman Saat Libur Lebaran Nanti Tembus 3,95 Juta

Salah satu pedagang daging ayam, Harti Amanda (40) mengaku sudah ada kenaikan harga sejak dua hari lalu. Sebelumnya harga satu kilogram daging Rp33ribu, namun saat ini naik menjadi Rp34ribu.

"Ini sudah mulai naik, tetapi memang tidak banyak. Tetapi ya tergantung nanti suppliernya. Kalau dari sana naik, nanti ya sini naik. Kalau sekarang masih tergolong stabil. Nanti mulai ada kenaikan H-2 baru banyak yng beli, dan harganya juga naik. Kemarin bisa sampai Rp40ribu," ujarnya.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved