Yogyakarta

Antisipasi Lalu Lintas Udara di Momen Mudik, Airnav Kembali Adakan Festival Balon Udara

Airnav kembali menghimbau para pengemar balon udara untuk tidak menerbangkan balon udara secara liar pada saat arus mudik lebaran.

Antisipasi Lalu Lintas Udara di Momen Mudik, Airnav Kembali Adakan Festival Balon Udara
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
General Manager Airnav Indonesia Cabang Yogyakarta, Nono Sunaryadi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai langkah antisipasi keamanan lalu lintas udara, Airnav kembali mengimbau para pengemar balon udara untuk tidak menerbangkan balon udara secara liar pada saat arus mudik lebaran.

General Manager AirNav Indonesia Cabang Yogyakarta, Nono Sunariyadi menjelaskan, balon udara yang diterbangkan secara liar, ditakutkan mengganggu lalu lintas penerbangan, yang lebih fatal bisa masuk ke dalam mesin pesawat dan menimbulkan ledakan.

Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, masih ada pilot yang melihat balon udara di ketinggian 24-30 ribu meter.

Hal tersebut sangatlah membahayakan bagi penerbangan.

Ancam Penerbangan, Airnav Yogyakarta Kembali Waspadai Tradisi Balon Udara

"Untuk tahun-tahun kemarin masih banyak laporan dari pilot, mereka melihat balon udara yang terbang antara 24 -30 ribu. Sangat tinggi, bisa dibayangkan kalau sampai balon udara yang diameternya sampai dengan 7 M tersedot ke mesin pesawat, terbakar meledak berapa jumlah penumpang yang ada di dalam pesawat. Kemudian kalau jatuhnya di pemukiman, bisa dibayangkan seperti apa," terangnya.

Menurutnya menerbangkan balon udara tidaklah dilarang, asalkan memenuhi ketentuan.

Nono menjelaskan balon udara yang memenuhi ketentuan yakni yang ditambatkan, maksimal tinggi terbang 150 m, maksimal tinggi balon 7 m, serta maksimal diameter 4 m.

Karena balon udara merupakan tradisi lokal yang sudah turun-temurun di Wonosobo maupun Pekalongan, maka Airnav pada tanggal 9 dan 12 Juni akan mengadakan festival balon udara di dua kota yang menjadi pusat tradisi balon udara tersebut.

AP 1 Yogyakarta Sepakati Kerjasama dengan Airnav, BKIPM, dan Basarnas DIY

Sampai dengan saat ini, pihak Airnav sudah melakukan sosialisasi di dua kecamatan di Wonosobo, yakni Kecamatan Kretek dan Kalijaga.

Sedangkan di Pekalongan, juga dilakukan sosialisasi di Pekalongan Utara, Pekalongan Selatan, Pekalongan Barat dan Pekalongan Timur.

Halaman
12
Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved