Regional

Kisah Anisa, Pemulung yang Rajin Bersedekah di Masjid, Tak Khawatir Pendapatannya Berkurang

Kisah Anisa, Pemulung yang Rajin Bersedekah di Masjid, Tak Khawatir Pendapatannya Berkurang.

Kisah Anisa, Pemulung yang Rajin Bersedekah di Masjid, Tak Khawatir Pendapatannya Berkurang
KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKE
Walau hidup serba kekurangan, tindakan untuk beramal tidak terhenti, seperti yang dilakukan seorang pemulung asal Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Anisa (50), yang rajin bersedekah di kotak amal masjid. Tindakan pemulung tersebut membuat warga sekitar masjid menjadi tersentuh hingga mengabadikannya dalam sebuah video dan viral di berbagai media sosial. 

Kisah Anisa, Pemulung yang Rajin Bersedekah di Masjid, Tak Khawatir Pendapatannya Berkurang. Dia meyakini kalau dengan bersedekah, rezekinya akan lancar.

TRIBUNJOGJA.COM – Kisah seorang pemulung asal Baubau, Sulawesi Tenggara bernama Anisa (50) ini patut dicontoh.

Bagaimana tidak, meski hidup serba kekurangan, Anisa rajin bersedekah di kotak amal masjid.

Anisa rela menyisihkan uang penghasilannya sebagai pemulung untuk bersedekah karena dia yakin akan melancarkan rezekinya.

Tindakan pemulung tersebut membuat warga sekitar masjid menjadi tersentuh hingga mengabadikannya dalam sebuah video dan viral di berbagai media sosial.

“Ini rumah kami sangat kecil, dan kami tinggal digubuk kecil ini,” kata Anisa, ketika disambangi di rumahnya, di Kelurahan Bukit Wolio Indah, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Selasa (21/5/2019).

Hari Ini 21 Tahun Lalu, Soeharto Lengser dan Ditinggalkan Oleh Orang-orang Kepercayaannya

Wanita ini menuturkan bila setiap hari pekerjaannya hanyalah memulung dan mencari sampah plastik di sekitar jalanan utama.

Puluhan sampah plastik tersebut, disimpan di depan rumahnya lalu ia memilihnya.

Bila telah banyak, sampah plastik tersebut dijual ke pengumpul. Upah yang diperolehnya pun bervariasi mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu.

Nah hasilnya tersebut sebagian ia sisihkan untuk bersedekah di masjid Asbaabulsalam, di Kelurahan Bataraguru, Kecamatan Wolio.

“Setiap hari menyumbang ke masjid, supaya bisa beramal, (biar) murah rezekinya. Saya berdoa mudah-mudahan saya diberi rezeki, dan ada yang berikan saya uang, saya amalkan supaya sehat-sehat dan tidak ada halangan apa-apa,” ujarnya.

Halaman
12
Editor: has
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved