Influence Paslon 02 Lebih Mendominasi Jagad Media Twitter

Center for Digital Society UGM kembali melakukan riset populer mengenai 10 tokoh politik terpopuler selama Pemilu 2019

Influence Paslon 02 Lebih Mendominasi Jagad Media Twitter
Tribun Jogja/ Siti Umaiyah
CfDS saat merilis riset mengenai tokoh paling populer pada pemilu 2019 di Fisipol UGM pada Selasa (21/5/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Center for Digital Society (CfDS) UGM kembali melakukan riset populer mengenai 10 tokoh politik terpopuler selama Pemilu 2019, yang mana media sosial Twitter dijadikan sebagai media penelitian.

Iradat Wirid, peneliti Digital Intelligence CfDS menyebutkan Twitter sendiri dipilih karena cuitan tokoh politik yang diunggah ke Twitter seringkali mendapatkan pemberitaan di berbagai media, baik konvensional maupun daring.

Setidaknya terdapat 109 akun Twitter yang diteliti berdasarkan kategorisasi afiliasi dalam gelaran pemilu 2019 yang diteliti mulai tanggal 17 Januari 2019 yang berkenaan dengan momen debat pertama Capres-cawapres sampai dengan 16 Maret 2019.

Iradat menyebutkan dari total 109 akun yang merupakan akun pribadi, diambil 10 besar yang paling terpopuler, hasilnya akun Joko Widodo mendapatkan posisi pertama.

Selundupkan Senjata untuk Aksi 22 Mei, Mayjen S dan Praka BP Ditahan

Di posisi kedua ada akun Sandiaga Uno, dilanjutkan oleh Fahri Hamzah, Rocky Gerung, Dahnil Anzar, Cak Khum, Mustofa Nahrawardaya, Fadli Zon, Mahfud MD serta Haikal Hassan.

"Mereka adalah tokoh yang paling populer di Twitter. Jokowi sebenarnya jumlah twitnya tidak terlalu tinggi, tapi punya followers terbanyak dibandingkan tokoh yang lain. Bahkan melebihi gabungan total pengikut akun Twitter milik 9 tokoh politik lainnya," jelasnya.

Meskipun Jokowi menepati urutan pertama paling populer namun dari total 10 tokoh terpopuler, hanya satu tokoh yang memang pro 01, yakni Jokowi sendiri, 8 akun lainnya kecuali Mahfud MD adalah influence 02.

Bahkan ketika dilihat dari 25 besar, bisa dilihat betapa ramainya influence dari pihak 02, yang mana influence 02 cenderung sangat dominan.

"Ini menarik, pak Jokowi dengan 11,3 juta follower harus menghadapi 8 akun yang cukup populer. Bisa dibayangkan kritikan yang dilakukan pak Fahri Hamzah misalnya atau Fadli Zon yang konsisten mengkritik pemerintah, bahkan cuitannya ada information resonansi, yakni mengutipan cuitan di media lainnya di media massa, online," katanya.

Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Gagal Jadi Anggota DPR, Perolehan Suaranya Kalah Telak oleh Caleg Ini

Sementara itu, Dahnil Anzar sebagai juru bicara 02 juga melakukan hal yang sama. Bahkan Dahnil terkesan menjadi corong bicara yang keras dari pak Prabowo, karena beberapa kali statemen Prabowo, diperkuat oleh Dahnil.

Treviliana Eka Putri, yang juga Tim Peneliti CfDS menerangkan untuk Mahfud MD sendiri, yang merupakan tokoh akademisi cukup menjembatani antara pendukung 01 maupun 02. Mahfud cukup netral, dan benar-benar memposisikan dirinya sebagai tokoh yang tidak berasal dari kedua belah pihak. (Tribunjogja I Siti Umaiyah)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved