Bantul

Dishub Bantul Lakukan Ramp Check, Pastikan Angkutan Lebaran Aman dan Laik Jalan

Kegiatan ini bertujuan untuk melihat kelaikan kendaraan yang akan digunakan sebagai angkutan orang pada Lebaran 1440 H mendatang.

Dishub Bantul Lakukan Ramp Check, Pastikan Angkutan Lebaran Aman dan Laik Jalan
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Aris Suharyanta tengah melihat surat-surat kendaraan Bus dalam kegiatan Ramp Check di Terminal Palbapang Bantul, Selasa (20/5/2019). 

Hasilnya, Aris mengungkapkan menemukan beberapa kendaraan Jeep di tempat wisata masih kurang dari segi standar keamanan penumpang.

Misalkan saja, seperti kurangnya sabuk pengaman dan tidak disediakannya helm keselamatan.

Terkait temuan itu, Aris mengaku belum memberikan tindakan kepada penyedia jasa kendaraan wisata itu.

Dijelaskannya, untuk saat ini Dishub Bantul baru memberikan pendekatan dan sosialisasi kepada para pelaku usaha supaya ke depan bisa segera memenuhi standar keselamatan hidup.

"Kegiatan pengecekan itu bersifat pendekatan dan sosialisasi kepada penyedia kendaraan wisata. Jadi tidak langsung frontal. Tidak layak kemudian tidak boleh beroperasi, bukan begitu," ujarnya.

Sementara itu, Mukhsirojan, seorang sopir bus yang sedang dicek kendaraannya mengatakan bahwa bus perakitan tahun 2014 yang dikemudikannya dalam kondisi layak jalan.

Sejumlah komponen seperti mesin dan pengereman masih dalam kondisi baik.

Pemudik Gunakan Kendaraan Bermotor Meningkat hingga 10 Persen

Ia mengatakan, bus yang merupakan milik Perusahaan Otobus (PO) Murni Jaya itu biasa melayani trayek mudik dari Poris Tangerang menunju Kota Yogyakarta dan Klaten.

"Tadi dicek macem-macem dan semuanya masih berfungsi normal," terangnya.

Selama enam tahun menjadi sopir Bus PO Murni Jaya, lelaki 52 tahun itu mengaku komponen yang biasanya sering mengalami aus adalah bagian kampas rem.

Namun sebelum bus jalan dirinya rutin melakukan pengecekan, sehingga semuanya dipastikan aman.

Ditanya soal mudik, menurutnya sampai sekarang masih landai.

Diprediksi mulai ramai nanti pada tanggal 26 Mei 2019 mendatang.

"Biasanya sampai dua minggu pasca lebaran," terang dia. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved