Regional

Diancam Foto Telanjangnya Disebar, Siswa SMP di Magelang Disetubuhi Kakak Iparnya Hingga 15 Kali

Seorang pria di Magelang menyetubuhi adik iparnya hingga 15 kali. Pelaku mengancam akan sebarkan foto telanjang korban jika tidak menuruti.

Diancam Foto Telanjangnya Disebar, Siswa SMP di Magelang Disetubuhi Kakak Iparnya Hingga 15 Kali
Tribun Jogja/ Rendika Ferri Kurniawan
Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, menunjukkan barang bukti celana dan pakaian korban, SW (16), berikut pelaku persetubuhan anak di bawah umur, HY (33) pada giat ungkap kasus di Mapolres Magelang, Selasa (21/5/2019). 

Seorang pria di Magelang, HY (33) menyetubuhi adik iparnya (SW) hingga 15 kali. Pelaku mengancam akan sebarkan foto telanjang korban jika tidak menuruti nafsu bejatnya.

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - HY, warga Salam, Kabupaten Magelang terpaksa berurusan dengan polisi.

Pria berusia 33 tahun itu nekat menyetubuhi adik iparnya sendiri, SW (16), hingga 15 kali. Perbuatan bejat itu dilakukannya selama setahun, bahkan saat korban masih duduk di bangku SMP.

Niat bejat HY memang sudah dipendamnya sejak lama. Mulai tahun 2012, pelaku mendekati korban, meraba-raba korban.

Hingga tahun 2016 lalu, HY nekat menyetubuhi adik iparnya sendiri. Perbuatan itu dilakukannya berulang hingga 15 kali, sampai November 2017. Di lokasi berbeda, dari rumah korban, sampai penginapan di Kaliurang, Sleman.

Tiga Keluarga Kurang Mampu di Kota Magelang Lulus Terima Bantuan Non Tunai

Kelakuan bejat pelaku terbongkar setelah korban mengadukan perbuatan jahat pelaku kepada orangtuanya saat hendak masuk ke pesantren.

Orangtua pun tak terima dengan kejadian tersebut kemudian melaporkan pelaku ke Polres Magelang.

“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat adanya persetubuhan terhadap perempuan di bawah umur yang dilakukan tersangka HY. Korbannya adalah SW (16), adik ipar korban sendiri. Tersangka sempat melarikan diri ke Kalimantan dengan alasan kerja. Kemudian tahun 2019 kembali ke Magelang, kami langsung melakukan penangkapan," ujar Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, saat jumpa pers di Polres Magelang, Selasa (21/5/2019).

Dari hasil pemeriksaan, persetubuhan yang dilakukan HY terhadap korban SW (16), ini dilakukan setahun dari tahun 2016 hingga November 2017, lalu. Dalam rentang waktu tersebut, pelaku menyebutuhi korban sebanyak 15 kali dengan 8 lokasi yang berbeda.

Selundupkan Senjata untuk Aksi 22 Mei, Mayjen S dan Praka BP Ditahan

"Korban dirayu oleh tersangka, kemudian pada saat bersetubuh tersebut sempat difoto. Foto telanjang tersebut digunakan pelaku mengancam korban agar mau disetubuhi hingga 15 kali, terakhir sampai dengan kelas III SMP,” ujar Yudi.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 81 UURI No 17 tahun 2016 tentang penetapan Perppu No 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua UURI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak juncto UURI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. (Tribunjogja I Rendika Ferri Kurniawan)

Penulis: rfk
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved