Gunungkidul

Ratusan Kilogram Beras Tak Miliki Izin Edar Dijual Bebas di Toko Modern

Ratusan kilogram beras tak berizin edar dijual bebas di toko modern yang berada di Kecamatan Wonosari, Gunungkidul.

Ratusan Kilogram Beras Tak Miliki Izin Edar Dijual Bebas di Toko Modern
Dok Satpol PP DIY
Petugas gabungan menemukan beras tanpa izin edar yang dijual di toko modern yang ada di Kota Wonosari 

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Ratusan kilogram beras tak berizin edar dijual bebas di toko modern yang berada di Kecamatan Wonosari, Gunungkidul.

Hal tersebut terungkap ketika dilakukan sidak oleh petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamongpraja DIY, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) DIY, Senin (20/05/2019).

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Pengawas Mutu Hasil Pertanian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Sumarsono mengatakan dari sidak yang dilaksanakan di tiga toko modern yang ada di Kota Wonosari dan Patuk, petugas menemukan beras tanpa izin edar yang dijual bebas.

"Kali ini merupakan operasi penegakkan Perda dan kami melakukan sidak ke tiga toko modern di daerah Kecamatan Patuk dan Kecamatan Wonosari. Kami menemukan dari 3 toko modern ada yang menjual beras tanpa izin edar," ujarnya.

Kisah Mbah Panggung, Murid Syekh Siti Jenar yang Tak Mempan Saat Dihukum Dibakar Hidup-hidup

57 Pemohon Jalani Sidang Penetapan Akta Kematian yang Digelar Disdukcapil dan PN Bantul

Di salah satu toko modern di Kota Wonosari, petugas menemukan ada 8 jenis produk besar yang dijual tanpa ada izin edar.

Setidaknya ada ratusan kemasan berbagai ukuran yang ditempatkan di rak untuk ditawarkan kepada para konsumen. Jika ditotal berat beras tersebut mencapai kurang lebih 390 kilogram.

"Kami menduga di gudang masih banyak beras yang tidak memiliki izin edar, dan kami menyarankan untuk menarik semua produk beras yang beum atau tidak memiliki izin edar," ucapnya.

Pengelola sendiri diberikan tenggat waktu selama 15 hari untuk menarik beras yang tidak memiliki izin edar tersebut.

"Jika 15 hari belum bisa menunjukan sertifikat izin edar atau minimal fotocopynya akan kita beri peringatan pertama. Kita akan pantau intensif," terang dia. (Tribunjogja I Wisang Seto Pangaribowo)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved