Yogyakarta

Powerbank Berkapasitas 32.000 MaH Dilarang Dibawa ke Pesawat

Ketika ada penumpang yang membawa Powerbank dengan kapasitas 32.000 MaH atau di atasnya, dikhawatirkan akan meledak dan membahayakan penerbangan.

Powerbank Berkapasitas 32.000 MaH Dilarang Dibawa ke Pesawat
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Arie H
PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta musnahkan ribuan barang dilarang (prohibited items), Senin (20/5/2019) dengan cara dibakar dan ditenggelamkan dalam tong berisi air. 

TRIBUNJOGJA.COM - General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto, Agus Pandu Purnama mengungkapkan jika Powerbank dengan kapasitas 32.000 MaH atau tidak ada keterangan memang dilarang dibawa ke pesawat udara.

Agus menjelaskan jika pelarangan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara No 015 Tahun 2018 tentang ketentuan membawa Pengisi Baterai Portabel (Powerbank) dan Baterai Lithium Cadangan pada pesawat udara serta ada di Peraturan Menteri No 80 tahun 2017.

Dua Rekomendasi Brand Fashion Lokal Kekinian

"Ini aturan saja. Sejak adanya kebakaran pesawat di Tiongkok, maka sejak itu juga diatur. Di Indonesia memang belum pernah terjadi, tetapi kita tidak mau. Kita menjalankan saja dan aturan sudah lama, sosialiasi juga sudah lama," ungkapnya.

Pandu menjelaskan, jika pada Powerbank mengandung Lithium, yang mana Lithium ini bahan yang mudah terbakar.

Ribuan Benda Terlarang di Penerbangan Dimusnahkan

Nantinya, ketika ada penumpang yang membawa Powerbank dengan kapasitas 32.000 MaH atau di atasnya, dikhawatirkan akan meledak dan membahayakan penerbangan.

"Lithium bahan yang mudah terbakar, jadi dikhawatirkan terutama yang 32.000 MaH. Kita memang mengantisipasi. Jangan sampai nanti sudah masuk baru kejadian pas lagi terbang. Karena ini memang sudah pernah terjadi di Tiongkok," jelasnya. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved