Pengakuan Terbaru Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Malang, Identitas Korban Masih Misteri

Korban pada saat itu meminta uang kepada Sugeng, akan tetapi Sugeng tidak memilikinya. Setelah itu Sugeng memberi makan

Pengakuan Terbaru Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Malang, Identitas Korban Masih Misteri
(SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo)
Terduga pelaku mutilasi, Sugeng alias SAS dihadirkan dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus mutilasi seorang perempuan di Lantai 2 Pasar Besar, Kota Malang, Kamis (16/5/2019). Olah TKP oleh Inafis Polres Malang Kota dan Laboratorium Forensik Polri Polda Jatim yang menghadirkan terduga pelaku ini untuk mengungkap kematian korban. 

Sugeng Angga Santoso, pelaku mutilasi di Matahari Pasar Besar Kota Malang resmi menjadi tersangka. Fakta terbaru mengungkapkan, Sugeng membunuh korban sebelum melakukan mutilasi. Pada pengakuan sebelumnya menyebutkan Sugeng hanya memutilasi korban saja.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan, awal mula kejadian pertemuan Sugeng dengan korban terjadi pada tanggal 7 Mei 2019.

Korban pada saat itu meminta uang kepada Sugeng, akan tetapi Sugeng tidak memilikinya. Setelah itu Sugeng memberi makan korban hingga korban melahap makanan yang diberikan oleh Sugeng.

Karena kejadian itu terjadi di Jalan Laksamana Martadinata, Sugeng kemudian mengajak korban ke parkiran Matahari Pasar Besar atau di TKP.

Sugeng kemudian mengajak korban untuk berhubungan intim.

Saat korban dalam keadaan pingsan itulah, Sugeng kemudian mentatto kedua telapak kaki korban.

Sugeng mentato dengan tulisan 'SUGENG' di kaki sebelah kanan. Di kaki sebelah kiri bertuliskan 'WAHYU YANG KUTERIMA DARI GEREJA COMBORAN KETEMU TUHAN YESUS DAN KERABATNYA'.

Pengumuman Hasil Perhitungan Suara KPU Capres Cawapres Jokowi-Maruf vs Prabowo-Sandi

"Tersangka mentato telapak kaki korban dengan menggunakan jarum sepatu. Dan korban dalam keadaan hidup. Berbeda dari keterangan sebelumnya yang mentato korban dalam keadaan meninggal dunia," terang Asfuri pada Senin (20/5/2019).

Setelah itu, Sugeng meninggalkan korban yang dalam kondisi pingsan dan kembali lagi keesokan harinya pada tanggal 8 Mei 2019.

Sugeng kembali pada pukul 01:30 WIB dini hari dan langsung memotong leher korban pada saat korban tertidur dengan menggunakan gunting.

Halaman
123
Editor: iwe
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved